12 January 2026, 04:16

Barcelona Angkat Trofi Usai El Clasico Paling Gila: Menang 3-2 dari Real Madrid

Barcelona keluar sebagai juara Piala Super Spanyol 2026 setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor dramatis 3-2

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
2,224
Barcelona Angkat Trofi Usai El Clasico Paling Gila: Menang 3-2 dari Real Madrid
Barcelona juara Supercopa 2026 menang 3-2 atas Real Madrid / Doc : Istimewa

Perspektif.co.id - Barcelona keluar sebagai juara Piala Super Spanyol 2026 setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor dramatis 3-2 pada partai final yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Duel bertempo tinggi itu diwarnai rentetan gol pada penghujung babak pertama, sebelum Barcelona memastikan kemenangan lewat gol kedua Raphinha pada paruh kedua laga. 

Raphinha menjadi pembeda dalam El Clasico kali ini. Winger Brasil tersebut membuka keunggulan Barcelona pada menit ke-36, lalu kembali mencetak gol penentu pada menit ke-73. Di antara dua gol Raphinha, Barcelona sempat memperlebar jarak lewat Robert Lewandowski yang mencetak gol pada menit 45+4. 

Namun, Real Madrid menolak menyerah. Tim asuhan Xabi Alonso membalas melalui Vinicius Junior pada menit 45+2 dan menyamakan skor lewat Gonzalo García pada menit 45+6, membuat babak pertama berakhir dengan nuansa “chaos” yang menegangkan karena tiga gol tercipta dalam rentang injury time. 

Memasuki babak kedua, Barcelona tetap mencoba menguasai ritme permainan. Real Madrid beberapa kali mengancam lewat transisi cepat, tetapi Barcelona mampu menjaga intensitas hingga akhirnya kembali unggul ketika Raphinha menuntaskan serangan pada menit ke-73. Skor 3-2 bertahan sampai laga memasuki menit-menit akhir.

Drama belum selesai. Saat pertandingan memasuki injury time, Barcelona harus kehilangan kaptennya, Frenkie de Jong, yang menerima kartu merah pada menit 90+1. Situasi ini membuat Barcelona dipaksa bertahan dalam kondisi 10 pemain pada detik-detik terakhir, namun mereka tetap mampu mengamankan kemenangan dan mengunci gelar.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan mental Barcelona dalam laga final yang sarat tekanan. Sebelum pertandingan, pelatih Barcelona Hansi Flick sempat menekankan bahwa laga final, apalagi melawan Real Madrid, tidak bisa diukur dengan hitung-hitungan favorit. “Final adalah final, dan pertandingan melawan Real Madrid sepenuhnya berbeda. Saya tidak mau mendengar pembicaraan soal favorit,” ujar Flick dalam pernyataan klub. 

Di kubu lawan, Xabi Alonso juga sempat menyiratkan pentingnya trofi ini sebagai pijakan awal musim, meski ia mengakui setiap kompetisi punya prioritas berbeda. “Dua hal jelas—karena ini turnamen yang sedang kami mainkan, ini yang paling penting,” kata Alonso dalam komentar jelang laga. 

Dengan hasil ini, Barcelona mengangkat trofi pertama mereka di 2026 lewat kemenangan yang bukan hanya soal kualitas serangan, tetapi juga soal ketahanan emosi ketika laga berubah menjadi pertarungan detail—terutama pada fase injury time babak pertama yang berjalan seperti “roller coaster”.

Berita Terkait