27 February 2026, 05:17

Cisco Resmi Rilis Silicon One G300 & AgenticOps, Siap Ubah Peta Infrastruktur AI Enterprise Global

Cisco merilis Silicon One G300 dan AgenticOps untuk memperkuat infrastruktur AI enterprise dengan performa tinggi dan otomatisasi lintas domain.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
755
Cisco Resmi Rilis Silicon One G300 & AgenticOps, Siap Ubah Peta Infrastruktur AI Enterprise Global
Ilustrasi chip Cisco Silicon One G300 di pusat data dengan koneksi AI dan AgenticOps, menampilkan jaringan enterprise modern berkecepatan tinggi. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Cisco memperkuat agresinya di pasar infrastruktur AI dengan merilis chip Silicon One G300 dan perluasan platform AgenticOps dalam ajang Cisco Live Amsterdam. Langkah ini menandai strategi besar perusahaan untuk menghadirkan fondasi jaringan yang mampu menopang lonjakan beban kerja AI, mulai dari pelatihan model raksasa hingga sistem agentic AI real‑time yang kini menjadi fokus industri.

Chip G300 hadir sebagai switch berkecepatan sangat tinggi yang dirancang untuk mengoptimalkan lalu lintas data di pusat data modern, terutama klaster GPU berskala besar yang digunakan hyperscaler, penyedia cloud, dan enterprise global. Cisco menyebut chip ini mampu meningkatkan efisiensi jaringan hingga 33 persen dan mempercepat penyelesaian beban kerja AI hingga 28 persen dibanding sistem yang belum dioptimalkan.

“Laju inovasi AI kini bergerak lebih cepat dari sebelumnya, dan kami menghadirkan infrastruktur penting agar pelanggan dapat berinovasi lebih cepat sekaligus mengadopsi AI secara aman dan terlindungi,” ujar Jeetu Patel, President dan Chief Product Officer Cisco.

Silicon One G300 menjadi tulang punggung generasi baru sistem jaringan Cisco N9100 dan 8000, yang ditujukan untuk membangun fabric AI berkapasitas besar, termasuk klaster berskala gigawatt untuk pelatihan, inference, hingga agentic AI. Cisco juga memperkenalkan Nexus One, panel kontrol terpadu yang menyederhanakan pengelolaan pusat data baik on‑premise maupun cloud.

“G300 memaksimalkan pemanfaatan GPU dan memberikan percepatan signifikan pada penyelesaian pekerjaan AI,” tulis Cisco dalam penjelasan teknisnya, menegaskan bahwa chip ini dirancang untuk komunikasi data ultra‑efisien di dalam klaster AI raksasa.

Selain perangkat keras, Cisco memperluas AgenticOps sebagai sistem operasi otomatis berbasis agen AI yang mampu memantau jaringan, keamanan, dan aplikasi secara simultan. Teknologi ini memanfaatkan telemetri lintas domain, integrasi mendalam dengan Splunk, serta model jaringan tingkat lanjut untuk melakukan investigasi otomatis, analisis akar masalah, hingga perubahan konfigurasi yang tervalidasi.

“AgenticOps akan mengotomatisasi dan meningkatkan skala operasional IT di era AI,” ungkap Cisco, menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk mengurangi kompleksitas operasional yang selama ini menjadi hambatan utama adopsi AI enterprise.

Peluncuran G300 dan AgenticOps memperlihatkan ambisi Cisco untuk menjadi penyedia infrastruktur AI paling komprehensif di pasar global, menyatukan jaringan, keamanan, observabilitas, dan kedaulatan digital dalam satu platform terpadu—sebuah langkah yang semakin relevan ketika perusahaan di seluruh dunia berlomba membangun fondasi AI yang aman, efisien, dan siap skala.

Berita Terkait