14 January 2026, 18:03

Roby Tremonti Akui Kirim Chat ke Suami Hesti soal Broken Strings, Bantah Isinya Ancaman

Roby Tremonti mengakui dirinya mengirim pesan kepada Edo Borne

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
2,053
Roby Tremonti Akui Kirim Chat ke Suami Hesti soal Broken Strings, Bantah Isinya Ancaman
Roby Tremonti mengaku chat suami Hesti Purwadinata, Edo Borne, soal Broken Strings. (Instagram/@robytremonti)

JAKARTA, Perspektif.co.id - Roby Tremonti mengakui dirinya mengirim pesan kepada Edo Borne, suami Hesti Purwadinata, menyusul unggahan Hesti yang memberi dukungan kepada Aurelie Moeremans setelah membaca memoar Broken Strings. Pesan tersebut sempat ramai diperbincangkan karena dianggap bernada ancaman, namun Roby menegaskan ia tidak bermaksud meneror keluarga Hesti dan hanya ingin meminta penjelasan secara langsung. 

Polemik bermula ketika Hesti Purwadinata disebut menerima pesan yang dinarasikan sebagai ancaman, yang masuk melalui Edo Borne. Dalam tangkapan layar yang beredar, pengirim pesan meminta respons dari Edo. “Gw tunggu feedback-nya, ya, bro. Gw lewat elu, karena gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti, dan gw kenal elu juga. Tolong feedback-nya. Oke bro,” tulis pesan tersebut. 

Dalam pesan lanjutan, pengirim menyebut tenggat 1x24 jam dan menyinggung opsi menempuh jalur hukum. “Oke, do, gw sudah berusaha menjangkau kalian berdua, ya, tapi kelihatannya memang tidak direspons. Gw tunggu 1x24 jam, ya, bro. Kalau memang tidak ada respons, jadi gw tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan,” bunyi pesan berikutnya. 

Unggahan tersebut kemudian memicu spekulasi warganet yang mengaitkan pesan itu dengan sosok “Boby” yang disebut dalam memoar Broken Strings. Roby, yang merasa tersindir oleh narasi tersebut, lalu memberikan klarifikasi dan membantah telah melakukan pengancaman kasar kepada keluarga Hesti. 

Roby mengaku memang menghubungi Edo melalui Direct Message (DM) Instagram dan WhatsApp karena merasa memiliki hubungan pertemanan yang baik. Ia menyebut langkah itu dilakukan karena unggahan Hesti dianggap memvalidasi narasi buku yang, menurutnya, menyudutkan dirinya. “’Do, gimana kabar? Gue dapat kabar dari teman gue, Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie’,” ujar Roby sambil membacakan pesan yang ia kirim, saat ditemui di kawasan Cibinong, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026). 

Pria berusia 45 tahun itu mengaku kecewa karena merasa Hesti—yang disebutnya pernah syuting dan saling kenal—ikut memojokkannya. Roby menyinggung salah satu pernyataan Hesti yang berharap sosok pelaku dalam buku tersebut tidak diberi panggung lagi. Menurutnya, narasi itu berpotensi berdampak pada pekerjaan dan reputasinya di dunia hiburan. “Wajar saya merasa sakit hati? Sangat wajar menurut saya. Hesti tahu orangnya, pernah syuting bareng dan kenal, dan memvalidasi, ‘Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung’. Pekerjaan saya di dunia syuting, berarti kan pengin diboikot orangnya?” kata Roby. 

Roby juga menegaskan bahwa penyebutan opsi jalur hukum dalam pesannya bukan berarti ia pasti melaporkan, melainkan bentuk pernyataan hak sebagai warga negara jika memang diperlukan di kemudian hari. “’Saya mendoakan sehat selalu ya Do. Gue tunggu 1x24 jam ya Bro, kalau memang tidak ada respons jadi gue tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan’. Saya mengatakan apabila diperlukan, bukan berarti saya pasti ke jalur hukum,” ujarnya, kembali membacakan pesan yang ia kirim ke Edo. 

Berita Terkait