17 October 2025, 20:17

Menteri Keuangan AS Siap Izinkan Trump Kenakan Tarif 500% untuk Produk China atas Perdagangan Minyak Rusia

Bessent menuding keras kebijakan energi China yang disebutnya menjadi sumber dana utama perang Rusia.

Reporter: Redaksi Perspektif
Editor: Deden M Rojani
2,315
Menteri Keuangan AS Siap Izinkan Trump Kenakan Tarif 500% untuk Produk China atas Perdagangan Minyak Rusia
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent

Washington, Perspektif.co.id – Hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China kembali memanas. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa Senat AS siap memberikan wewenang penuh kepada Presiden Donald Trump untuk menetapkan tarif hingga 500% terhadap impor dari China.

Langkah ekstrem ini disebut sebagai respons terhadap keputusan Beijing yang tetap membeli minyak dari Rusia di tengah invasi negara tersebut ke Ukraina—sebuah tindakan yang dianggap secara tidak langsung membiayai perang Rusia.

“Senat siap mendukung Presiden Trump untuk memberlakukan tarif hingga 500% terhadap China atas pembelian minyak Rusia,” kata Bessent dalam Forum CNBC Invest in America di Washington, yang digelar di sela-sela pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia.

Tuding China Biayai Mesin Perang Rusia

Dalam pernyataannya, Bessent menuding keras kebijakan energi China yang disebutnya menjadi sumber dana utama perang Rusia.

“China membeli 60%, enam nol persen, dari energi Rusia. Mereka juga membeli 90% energi dari Iran,” tegasnya di hadapan media.

Pernyataan itu mempertegas sikap keras Gedung Putih terhadap Beijing, terutama menyusul keputusan China memberlakukan pembatasan ekspor rare earth, yang dinilai Washington sebagai upaya China menggenggam kendali dalam negosiasi perdagangan strategis.

Dukungan Politik Kuat di Kongres

Sebelumnya pada bulan Mei, Senat AS sempat menggelar voting untuk menolak kebijakan tarif Trump, namun hasil imbang 49-49 membuat upaya tersebut gagal.

Meski demikian, menurut Bessent, dukungan politik terhadap Trump tetap solid. Ia mengklaim bahwa sebanyak 85 senator siap mendukung pemberlakuan tarif super tinggi terhadap China, dengan dukungan penuh dari DPR yang dikuasai Partai Republik.

“Resolusi bulan Mei hanyalah simbolik. Pada kenyataannya, jalur politik tetap terbuka untuk kebijakan ini,” ujarnya.

Dialog Tetap Berlanjut di Tengah Ketegangan

Meski ketegangan meningkat, Bessent tetap menyuarakan harapan atas kelanjutan dialog dengan China. Ia menyebut pembicaraan masih berjalan, bahkan di tingkat tinggi, sembari menyebut adanya pertemuan teknis antara kedua negara di sela-sela forum internasional.

“Saya tetap optimis. Saat ini komunikasi berlangsung di tingkat sangat tinggi,” katanya.

APEC: Pertemuan Trump dan Xi Tetap Direncanakan

Presiden Trump dijadwalkan tiba di Korea Selatan pada 29 Oktober untuk menghadiri KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), yang berlangsung hingga 1 November. Presiden China, Xi Jinping, juga dipastikan hadir dalam forum tersebut.

Sebelumnya, Trump sempat mengancam membatalkan pertemuan bilateral dengan Xi menyusul kebijakan ekspor China. Namun Bessent memastikan bahwa pertemuan tetap direncanakan dan menjadi sinyal bahwa jalur diplomatik masih terbuka.***

Berita Terkait