11 January 2026, 23:18

Nobar Jadi Rusuh! Suporter Persija Datangi Rumah Bobotoh di Sawangan, Bentrok Dipicu Petasan Saat Persib Unggul

Bentrokan melibatkan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung pecah di kawasan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (11/1/2026) sore.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,136
Nobar Jadi Rusuh! Suporter Persija Datangi Rumah Bobotoh di Sawangan, Bentrok Dipicu Petasan Saat Persib Unggul
Suporter klub sepakbola Persija dan Persib terlibat bentrok di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (11/1) sore. Ilustrasi (iStock/ManuelVelasco)

DEPOK, perspektif.co.id - Bentrokan melibatkan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung pecah di kawasan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (11/1/2026) sore, bersamaan dengan berlangsungnya pertandingan Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Insiden tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, memperlihatkan sekelompok suporter Persija mendatangi sebuah rumah yang diduga milik pendukung Persib sambil meneriakkan yel-yel. 

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan adanya keributan tersebut dan menyebut peristiwa terjadi di wilayah hukum Polsek Bojongsari. “Hari Minggu tanggal 11 Januari 2026 pukul 17.00 WIB telah terjadi keributan antara suporter Persija dengan pendukung Persib di wilayah hukum Polsek Bojongsari,” kata Made Budi kepada wartawan. 

Menurut keterangan kepolisian, awal mula kericuhan terjadi saat kelompok suporter Persija yang tergabung dalam The Jak Sawangan menggelar nonton bareng di Cafe Teras Singgah dengan jumlah massa sekitar 50 orang. Situasi memanas ketika Persib unggul 1-0 dan terdengar suara petasan yang kemudian dicari sumbernya oleh massa yang menonton. Polisi menyebut petasan tersebut dinyalakan oleh pendukung Persib. 

Made Budi menjelaskan, setelah sumber suara didatangi, sempat terjadi kericuhan namun masih bisa diredam oleh unsur Bhabinkamtibmas/Binmas dan ketua RW setempat sehingga situasi kembali kondusif. Namun, sekitar 20 menit kemudian, massa disebut kembali berdatangan. “Selang 20 menit kembali datang sekitar 100 orang suporter Persija lainnya ke rumah suporter Persib tersebut,” ujarnya. 

Dalam eskalasi berikutnya, polisi menyampaikan terjadi aksi saling serang. “Pendukung Persib melakukan perlawanan dengan mengarahkan kembang api ke arah suporter The Jak, kemudian dibalas dengan lemparan batu oleh suporter The Jak ke arah rumah pendukung Persib,” kata Made Budi. Ia menyebut keributan berlangsung sekitar 15 menit sebelum aparat gabungan membubarkan massa. 

Pembubaran dilakukan oleh Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari bersama jajaran Polsek Bojongsari serta Koramil Sawangan. Setelah situasi terkendali, pihak kepolisian memastikan kondisi kembali kondusif dan massa suporter Persija telah meninggalkan lokasi. “Saat ini situasi telah kondusif… Personil Polsek Bojongsari dan Koramil serta Patroli Presisi standby di lokasi,” ujar Made Budi. 

Berita Terkait