23 December 2025, 14:31

Persebaya Resmi Angkat Bernardo Tavares, Manajemen Sinyal Kuat Siapkan Era Baru di Super League 2025/2026

Persebaya Surabaya resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Super League 2025/2026.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,483
Persebaya Resmi Angkat Bernardo Tavares, Manajemen Sinyal Kuat Siapkan Era Baru di Super League 2025/2026
Bernardo Tavares, yang pernah menangani PSM Makassar, kini menjadi juru latih Persebaya Surabaya. (CNNIndonesia/Tunggul Damarjati)

Perspektif.co.id - Persebaya Surabaya resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Super League 2025/2026. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan klub di media sosial yang menandai dimulainya babak baru Bajul Ijo setelah melakukan evaluasi teknis pada paruh awal musim. 

Dalam unggahan itu, Persebaya memastikan pelatih asal Portugal tersebut akan segera tiba di Surabaya dan datang bersama seorang asisten. Klub juga menegaskan struktur kepelatihan yang sudah ada tetap dilibatkan untuk mendukung kerja Tavares di tim utama. “Coach Bernardo Tavares is Green. Dia akan tiba di Surabaya dengan membawa seorang asisten. Seluruh tim kepelatihan yang ada saat ini, juga akan terus men-support Coach Tavares di Persebaya,” tulis keterangan Persebaya. 

Tavares sendiri memberi sinyal kedatangan melalui pernyataan singkat yang ikut beredar setelah pengumuman tersebut. “Surabaya, aku datang. Sekarang, waktunya menulis sejarah bersama,” tulisnya. 

Masuknya Bernardo Tavares menutup masa transisi Persebaya yang sebelumnya lebih dulu mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Perez Moran pada 22 November 2025. Saat itu, manajemen menyatakan keputusan diambil setelah evaluasi internal performa tim pada paruh pertama musim, dan klub menyebut sudah mengantongi kesepakatan jangka panjang dengan pelatih pengganti, sambil menunggu rampungnya proses legalitas. 

Nama Tavares bukan sosok asing di sepak bola Indonesia. Ia dikenal memiliki rekam jejak melatih PSM Makassar, termasuk membawa klub tersebut meraih gelar Liga 1 musim 2022/2023. Namun, ia juga sempat meninggalkan PSM pada 1 Oktober 2025 di tengah isu penunggakan gaji. Dalam laporan setempat, manajemen PSM mengakui adanya keterlambatan pembayaran, sementara Tavares menyebut persoalan pembayaran gaji menjadi alasan keputusannya mundur. 

Bagi Persebaya, keputusan menggaet pelatih dengan pengalaman juara liga memberi pesan jelas soal arah pembenahan tim, terutama di tengah ketatnya persaingan Super League serta target klub untuk menjaga daya saing di papan atas. Dengan statusnya sebagai pelatih berlisensi UEFA Pro dan punya pengalaman lintas negara, Tavares diharapkan membawa standar latihan, disiplin taktik, serta konsistensi permainan yang lebih stabil sepanjang musim.

Di saat yang sama, kedatangan pelatih baru hampir selalu beriringan dengan evaluasi komposisi skuad, termasuk opsi perombakan untuk menyesuaikan kebutuhan permainan. Persebaya sebelumnya sudah menegaskan proses pergantian pelatih dilakukan berbasis evaluasi, dan klub sempat menunggu penyelesaian aspek legalitas sebelum mengumumkan nama pelatih baru.

Berita Terkait