Perspektif.co.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali memacu minat perjalanan masyarakat menjelang arus mudik awal Ramadan dengan meluncurkan program potongan harga tiket dalam tajuk Ramadan Festive 2026. Melalui promo reguler ini, KAI memberikan diskon hingga 30 persen untuk pembelian tiket kereta api pada periode keberangkatan 9 sampai 20 Maret 2026.
Program ini menjadi peluang bagi calon penumpang yang ingin mengatur perjalanan lebih awal dengan biaya lebih hemat. Promo tersebut mulai bisa diakses pada 9 Maret 2026 sejak pukul 00.00 WIB melalui seluruh kanal penjualan resmi yang disediakan KAI, selama kuota tarif diskon masih tersedia.
Mengacu pada informasi resmi yang diumumkan KAI melalui akun Instagram resminya, potongan harga ini berlaku khusus untuk perjalanan pada rentang 9-20 Maret 2026. Namun, KAI menegaskan promo tidak berlaku untuk layanan kereta luxury, compartment, dan kereta wisata.
Selain itu, tarif diskon dalam program ini juga tidak dapat diterapkan pada skema tarif khusus. KAI memastikan promo tersebut tidak bisa digabungkan dengan program reduksi maupun bentuk diskon lainnya yang berlaku pada periode yang sama. Dengan kata lain, penumpang hanya dapat memilih satu jenis manfaat tarif dalam satu transaksi.
KAI menjelaskan bahwa tiket promo tetap memiliki fleksibilitas bagi pelanggan. Tiket yang dibeli dengan tarif diskon masih dapat dibatalkan maupun dijadwal ulang sesuai aturan yang berlaku. “Jadwal dan daftar kereta dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI,” demikian informasi resmi yang disampaikan perseroan.
Kebijakan ini dinilai memberi ruang bagi calon penumpang yang masih menyesuaikan agenda perjalanan, sekaligus menjaga daya tarik promo di tengah tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api selama periode Ramadan. Meski demikian, KAI mengingatkan bahwa diskon hanya berlaku selama alokasi tiket promosi masih tersedia.
Di sisi lain, KAI juga kembali menegaskan mekanisme pembatalan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI. Langkah ini penting diketahui pelanggan, terutama bagi mereka yang telah memanfaatkan promo namun kemudian harus menyesuaikan rencana perjalanan.
Dalam ketentuannya, pengajuan pembatalan tiket secara online hanya dapat dilakukan oleh penumpang yang bersangkutan atau salah satu penumpang dalam kode booking, dengan syarat data dirinya telah terdaftar pada aplikasi Access by KAI dan menggunakan akun milik pemohon pembatalan. Ketentuan ini dibuat untuk memastikan proses pembatalan dilakukan oleh pihak yang berhak.
KAI menetapkan pembatalan tiket lewat aplikasi hanya bisa diproses paling lambat dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta, serta status kode booking sudah tercatat sebagai “Paid”. Apabila melewati batas waktu tersebut, pelanggan tidak lagi dapat membatalkan tiket melalui aplikasi dan harus melakukan proses manual di loket stasiun.
Dari sisi biaya, perusahaan menetapkan potongan bea pembatalan sebesar 25 persen dari harga tiket, di luar biaya pemesanan. Artinya, dana yang dikembalikan kepada pelanggan akan diperhitungkan setelah dikurangi bea pembatalan tersebut. Mekanisme ini tetap berlaku untuk tiket yang dibatalkan secara online.
KAI memperkirakan proses pengembalian dana pembatalan berlangsung sekitar tujuh hari sejak permohonan diajukan. Adapun pengembalian dana hanya dilakukan melalui transfer bank atau dompet digital. Dana refund dapat dikirimkan ke rekening salah satu penumpang yang tercantum dalam kode booking tiket yang dibatalkan.
Perseroan juga mengingatkan pentingnya ketelitian saat mengisi data rekening tujuan refund. Nama pemilik dan nomor rekening yang dimasukkan harus sesuai dengan identitas yang terdaftar. Bila terjadi kesalahan pengisian nama atau nomor rekening, sistem akan menolak proses pembatalan online dan pelanggan diarahkan untuk menyelesaikannya secara manual di loket stasiun yang ditentukan.
Dalam kondisi tertentu, transfer pengembalian dana bisa saja mengalami kendala. Jika hal itu terjadi, penumpang akan menerima pemberitahuan melalui SMS maupun email. Meski demikian, hak atas dana pembatalan tetap diakui perusahaan dan dapat diklaim paling lama satu tahun sejak proses pembatalan dilakukan.
KAI menegaskan, jika dalam jangka waktu satu tahun dana tersebut tidak diambil, maka hak atas bea tiket yang dibatalkan akan menjadi milik perusahaan. Ketentuan ini menjadi bagian dari tata kelola refund yang diberlakukan untuk menjaga kepastian administrasi dan pencatatan transaksi.
Menariknya, pembatalan secara online tidak hanya berlaku bagi tiket yang dibeli langsung melalui aplikasi Access by KAI. Pelanggan yang sebelumnya membeli tiket lewat situs online di luar aplikasi juga tetap bisa memanfaatkan fitur pembatalan digital, selama kode booking dimasukkan ke menu “Tambahkan Tiket” dan nama penumpang yang tercantum sudah terdaftar sebagai pengguna Access by KAI.
Program diskon tiket dalam Ramadan Festive 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu pemicu meningkatnya pemesanan perjalanan kereta dalam waktu singkat, terutama dari masyarakat yang mulai merencanakan mudik lebih dini. Dengan potongan harga hingga 30 persen, promo ini berpotensi mendorong lonjakan transaksi sekaligus memperkuat posisi kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama musim Ramadan.