16 May 2026, 19:11

Robot Humanoid Figure AI Lampaui 36 Jam Kerja Nonstop di Gudang, Sortir 47.000 Paket Tanpa Campur Tangan Manusia

Robot humanoid Figure AI Bob, Frank, Gary kerja nonstop 36 jam sortir 47.000 paket di gudang tanpa campur tangan manusia menggunakan AI Helix-02.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
64
Robot Humanoid Figure AI Lampaui 36 Jam Kerja Nonstop di Gudang, Sortir 47.000 Paket Tanpa Campur Tangan Manusia
Dua unit robot humanoid Figure F.02 beroperasi secara otonom. (Foto: Figure AI)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Tiga robot humanoid milik Figure AI — Bob, Frank, dan Gary — berhasil melampaui 36 jam kerja otonom tanpa henti di sebuah gudang logistik, jauh melampaui target awal delapan jam yang ditetapkan perusahaan. Selama operasi berlangsung, para robot tersebut telah menyortir lebih dari 28.000 paket sambil mempertahankan kecepatan mendekati pekerja manusia, sebelum akhirnya angka itu terus bertambah hingga mendekati 50.000 paket.

Demonstrasi publik ini dipicu oleh pernyataan pakar robotik Scott Walter yang menyebut robot humanoid baru akan benar-benar berguna jika mampu bertahan bekerja berjam-jam layaknya manusia. Merespons tantangan itu, CEO Figure AI Brett Adcock langsung menggelar siaran langsung di gudang.

“Saksikan tim robot humanoid menjalankan shift penuh 8 jam dengan tingkat performa setara manusia. Ini sepenuhnya otonom menggunakan Helix-02,” tulis Adcock di platform X pada 13 Mei 2026.

Setelah nol kegagalan pada hari pertama, Adcock memutuskan melanjutkan operasi. “Target awal kami adalah delapan jam. Setelah tidak ada kegagalan sama sekali, kami memutuskan untuk terus berjalan. Kini sudah lebih dari 24 jam operasi otonom berkelanjutan tanpa satu pun kegagalan. Ini adalah wilayah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya,” ujarnya.

Robot-robot tersebut bekerja sepenuhnya berdasarkan sistem kecerdasan buatan Helix-02, mengenali barcode pada paket, menentukan arah dan postur yang tepat, lalu meletakkannya di posisi yang sesuai. Figure AI mencatat bahwa manusia rata-rata membutuhkan sekitar tiga detik untuk menyelesaikan tugas yang sama — dan robot mereka kini mendekati kecepatan itu.

Adcock menegaskan tidak ada kendali jarak jauh yang terlibat dalam seluruh proses ini. “Tidak ada teleoperation — setiap gerakan berasal langsung dari Helix-02,” tulisnya. Sistem ini juga dilengkapi mekanisme pemulihan otomatis: jika satu robot mengalami masalah perangkat lunak atau keras, ia secara mandiri meninggalkan area kerja untuk perawatan dan robot lain langsung mengambil alih operasi.

Siaran langsung ini kemudian diperpanjang hingga mendekati 40 jam, dengan robot keempat bernama Rose bergabung bersama Bob, Frank, dan Gary — menjadikan total paket yang diproses hampir menyentuh 50.000 unit.

Reaksi publik di kolom komentar terbagi dua. Sebagian kagum, sebagian lain cemas. Seorang pengguna Reddit berkomentar bahwa robot-robot ini “mencuri pekerjaan dari pekerja gudang sekaligus para streamer.” Di X, beberapa pengamat sempat curiga ada operator manusia yang mengendalikan robot dari jarak jauh, namun Figure AI menegaskan klaim itu tidak berdasar.

Adcock juga menyelipkan bocoran: generasi berikutnya, Figure 04, akan membawa “peningkatan iterasi tunggal terbesar yang pernah ada.” Figure AI saat ini bernilai sekitar 39 miliar dolar AS (sekitar Rp636 triliun) setelah menyelesaikan putaran pendanaan Series C senilai lebih dari 1 miliar dolar AS.

Berita Terkait