Perspektif.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Safari Pembangunan 2026 di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kecamatan Karawaci, Selasa (3/2/2026). Dalam seremoni yang digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang itu, Pemkot memberikan apresiasi berupa paket umroh gratis kepada sejumlah warga yang dinilai berkontribusi di tingkat akar rumput, mulai dari guru ngaji, marbot masjid, amil jenazah, hingga pengurus RT/RW.
Momen haru salah satunya terjadi saat Murpiah, guru ngaji paruh baya, diumumkan sebagai penerima hadiah umroh. Ia mengaku masih tidak percaya dan emosinya pecah ketika menerima hadiah tersebut langsung dari Wali Kota Tangerang H. Sachrudin di lokasi acara.
“Alhamdulillah, saya tidak menyangka bahkan masih gemetar setelah terpilih sebagai orang yang beruntung mendapatkan hadiah umroh gratis dari Pemkot Tangerang. Tidak hanya bagi saya pribadi, hadiah umroh ini disambut bahagia oleh keluarga bahkan para ibu guru ngaji lainnya yang selama ini telah bersama-sama mengabdikan diri membina moral generasi muda di Kota Tangerang,” ujar Murpiah.
Murpiah menilai, paket umroh yang diberikan bukan semata bantuan sosial, melainkan bentuk penghormatan atas pengabdian yang selama ini dijalankan para pegiat keagamaan dan kemasyarakatan. Ia juga menyampaikan harapan agar apresiasi tersebut membawa keberkahan bagi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan warga Kota Tangerang.
Di sisi pemerintah, Sachrudin menegaskan Safari Pembangunan digelar sebagai kanal untuk menyampaikan capaian pembangunan setahun terakhir kepada publik—mulai dari infrastruktur, fasilitas publik, hingga penguatan perlindungan sosial.
“Bapak dan Ibu adalah mitra terdekat pemerintah di tengah masyarakat. Kenaikan insentif ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan, mulai dari penanganan banjir hingga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial,” kata Sachrudin saat kegiatan di GOR Nambo.
Pemkot menyebut, selain apresiasi paket umroh, terdapat kebijakan kenaikan insentif bagi pekerja sosial kemasyarakatan yang selama ini menopang layanan di 13 kecamatan. Langkah itu diklaim melengkapi agenda perlindungan sosial yang telah berjalan, termasuk pemberian Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian kepada 16.082 pekerja rentan sepanjang 2025, serta cakupan Universal Health Coverage (UHC) yang disebut mencapai 100,71 persen.
Dalam paparan capaian pembangunan 2025, Pemkot Tangerang juga menyampaikan sejumlah pekerjaan fisik dan layanan sosial yang telah direalisasikan, antara lain rehabilitasi 622 ruas jalan, perbaikan 1.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 23 unit Graha Kita Bersama (GKB), pembangunan 56 tanggul pengendali banjir, serta pembangunan tujuh ruas jalan kota yang diklaim membantu menekan kemacetan di beberapa titik.
Pada sisi bantuan sosial dan dukungan ekonomi warga, Pemkot melaporkan penyaluran santunan kematian kepada 205 orang, bantuan usaha untuk 184 pelaku UMKM, bantuan sosial bagi 195 penyandang disabilitas, serta bantuan pendidikan kepada 576 mahasiswa sepanjang 2025. Sachrudin menyatakan pembangunan ke depan akan melanjutkan program yang sudah berjalan sekaligus memperbaiki kekurangan yang dianggap mendesak, terutama infrastruktur jalan dan pengendalian banjir.
Safari Pembangunan 2026 juga dirancang sebagai layanan publik terpadu. Dalam kegiatan itu, Pemkot menghadirkan sejumlah pelayanan, mulai dari job fair, layanan kependudukan, kesehatan, perpustakaan keliling, layanan kearsipan, hingga bazar UMKM, serta penyerahan simbolis bansos mahasiswa dan santunan kematian.
Dari sisi masyarakat, acara tersebut dinilai menjadi ruang komunikasi pemerintah–warga terkait capaian pembangunan. Mahmun Al-Faqih, warga Kecamatan Benda yang juga Ketua RW 007 Kelurahan Belendung, menyebut penyelenggaraan seremoni pembangunan menjadi wadah memperkuat sinergi dan partisipasi warga, sekaligus menunjukkan dampak pembangunan yang dirasakan di lapangan.
“Kami melihat jalannya pembangunan setahun ini sudah sangat baik, infrastrukturnya maju, ekonominya maju, sosialnya maju, bahkan pariwisatanya juga lebih maju dibandingkan sebelum-sebelumnya,” ujar Mahmun.