TANGERANG, Perspektif.co.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang memasang target ambisius dalam penghimpunan zakat fitrah selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lembaga amil zakat tersebut menargetkan penerimaan zakat fitrah sekitar Rp5 miliar sepanjang Ramadan tahun ini, seiring upaya memperkuat peran zakat sebagai bantalan sosial bagi kelompok rentan sekaligus mendorong pemerataan manfaat ekonomi di tingkat lokal.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang Aslie Elhusyairy menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan serangkaian langkah untuk mengoptimalkan capaian penghimpunan. Target bukan hanya zakat fitrah, tetapi juga zakat Ramadan di luar zakat fitrah—seperti zakat mal, infak, hingga dana Corporate Social Responsibility (CSR)—yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp6,9 miliar. Dengan skema tersebut, total dana yang ingin dihimpun selama Ramadan tahun ini ditargetkan melampaui Rp11 miliar.
“Kami berharap capaian perolehan zakat fitrah tahun ini bisa melampaui target seperti pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan perhitungan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) menargetkan zakat fitrah bisa terkumpul Rp5 miliar dengan total tambahan lainnya mencapai lebih dari Rp11 miliar selama Ramadan ini,” ujar Aslie, Rabu (4/3/26).
Aslie menuturkan, target tahun ini disusun dengan mempertimbangkan tren positif penghimpunan zakat fitrah dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan tahunan BAZNAS Kota Tangerang, perolehan zakat fitrah tercatat mencapai Rp7,5 miliar pada 2024 dan meningkat menjadi Rp9,5 miliar pada 2025. Capaian historis tersebut menjadi pijakan optimisme bahwa potensi zakat fitrah di Kota Tangerang masih dapat terus dimaksimalkan, terutama saat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi Ramadan meningkat.
Untuk mengejar target, strategi yang disiapkan disebut tidak jauh berbeda dari pola tahun lalu. BAZNAS Kota Tangerang akan membuka outlet layanan di sejumlah titik keramaian agar masyarakat lebih mudah menunaikan kewajiban zakat fitrah. Selain itu, lembaga ini juga menyiapkan kupon zakat fitrah yang akan disebarkan ke berbagai wilayah, sebagai instrumen perluasan akses sekaligus penguatan kanal penghimpunan hingga tingkat komunitas. “Adapun strategi pengumpulannya tidak berbeda dari tahun lalu, kami akan membuka outlet layanan di sejumlah lokasi keramaian serta membagikan kupon zakat fitrah untuk disebar di setiap wilayah,” tambah Aslie.
Di sisi distribusi, BAZNAS Kota Tangerang menegaskan dana yang terkumpul selama Ramadan akan disalurkan untuk membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, dan penerima manfaat lainnya. Penyaluran tersebut diposisikan sebagai upaya menjaga daya tahan sosial, sekaligus memperkuat fungsi zakat sebagai mekanisme redistribusi yang berdampak langsung di tengah masyarakat.
“Kami juga memastikan sebagian besar zakat yang terkumpul nanti akan disalurkan kembali ke tempat dana zakat tersebut dihimpun sehingga zakat ini bisa bermanfaat dari masyarakat untuk masyarakat,” pungkasnya.