19 December 2025, 16:12

54 Armada Baru Dikerahkan, Sementara Tangsel Tampung Sampah di TPS3R untuk Beberapa Bulan ke Depan

Menurut Pilar, komunikasi dengan warga di area terdampak dibangun agar operasional tempat pemrosesan akhir (TPA) dapat berjalan tanpa mengorbankan masyarakat.

Reporter: Deden M Rojani
Editor: Zainur Akbar
1,550
54 Armada Baru Dikerahkan, Sementara Tangsel Tampung Sampah di TPS3R untuk Beberapa Bulan ke Depan
Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan. / Doc: Redaksi Perspektif

TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id — Pemkot Tangerang Selatan menambah armada pengangkut sampah untuk mempercepat penanganan timbunan di trotoar jalan. Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menegaskan persoalan sampah memerlukan kerja bersama lintas pihak. 

“Memang tidak mudah ya, karena permasalahan sampah ini bukan terjadi cuma di Tangerang Selatan,” ujarnya, Kamis (18/12) di Gedung DPRD Tangsel.

Pilar memastikan unit baru segera dioperasikan usai selesai proses karoseri. Ia merinci, selain 27 truk sampah, Pemkot juga menambah kontainer angkut (amrol) yang dipakai bergantian. 

“Baru, baru habis karoseri kemarin. Ada 27 armadanya. Dan juga tambahan amrolnya, jadi sekarang 27. Kali 2 amrolnya ada 27 lagi. Jadi bergantian gitu. Jadi total 54 amrol dan 27 truk sampah.” kata Pilar.

Menjawab harapan publik agar penumpukan cepat terurai, Pilar menekankan strategi transisi sembari menata solusi permanen. Untuk penanganan harian, ia memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup memaksimalkan fasilitas pengelolaan di tingkat kawasan. 

“Kita upaya bersama-sama. Yang saat ini kami minta kepada DLH untuk menggunakan TPS3R (fasilitas pengelolaan sampah skala komunal yang mengedepankan prinsip mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang (recycle) sampah) yang ada di setiap lingkungan dimaksimalkan dulu," tambahnya.

Menurut Pilar, komunikasi dengan warga di area terdampak terus dibangun agar operasional tempat pemrosesan akhir (TPA) dapat kembali berjalan tanpa mengorbankan keselamatan lingkungan sekitar. Karena itu, kata dia, penataan, peningkatan pengawasan, dan penguatan infrastruktur pendukung dilakukan paralel dengan pengangkutan.

“TPA bisa segera beroperasi ya, tapi tentu yang paling penting adalah pemerintah daerah memastikan jangan sampai pada saat beroperasi, masyarakat sekitar situ terkena misalkan longsoran sampahnya, tanahnya kena," ujarnya.

Dengan kombinasi tambahan armada, optimalisasi TPS 3R, dan penataan TPA, Pemkot menargetkan perbaikan alur angkut dari hulu ke hilir semakin terasa dalam waktu dekat. Pilar kembali mengajak semua pihak menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung skema pengurangan sampah di sumbernya agar beban TPA berkurang signifikan.

Berita Terkait