26 November 2025, 18:16

Amazon Leo Siap Lawan Starlink: Mana yang Lebih Cepat, Stabil, dan Canggih?

Amazon meluncurkan layanan internet satelit Leo untuk menantang Starlink. Kecepatan hingga 1 Gbps, terminal canggih, dan rencana 3.000 satelit baru.

Reporter: Irfan Farhani
Editor: Redaksi Perspektif
1,994
Amazon Leo Siap Lawan Starlink: Mana yang Lebih Cepat, Stabil, dan Canggih?
Ilustrasi. Layanan Internet.

Perspektif.co.id - Amazon resmi menggebrak pasar internet satelit global lewat layanan Leo, rival terdekat yang kini paling diperhitungkan bagi Starlink milik Elon Musk. Kehadiran layanan Leo memicu babak baru persaingan teknologi orbit rendah, terutama karena Amazon berani mengklaim kecepatan hingga 1 Gbps, angka yang langsung memicu perhatian pasar global.

Meskipun masih dalam tahap awal, Amazon mulai mengirim perangkat terminal Leo kepada pengguna terbatas untuk uji coba di sejumlah lokasi. Pengembangan layanan ini menjadi bukti keseriusan Jeff Bezos menantang dominasi Starlink yang saat ini sudah memiliki lebih dari 9.000 satelit aktif dan dipakai oleh lebih dari 8 juta pelanggan di seluruh dunia.

Amazon Leo: Kecepatan Tinggi, Satelit Masih Terbatas

Berbeda dengan Starlink yang sudah membangun mega-konstelasi di orbit bumi rendah, Amazon Leo saat ini baru memiliki 153 satelit yang mengorbit. Namun, Amazon telah mendapat izin FCC untuk menambah 3.000 satelit lagi hingga pertengahan tahun depan.

Dengan rencana itu, Amazon Leo diproyeksikan menjadi lawan serius yang mampu mengganggu dominasi Starlink di segmen internet satelit premium. Amazon mengklaim Leo mampu menyediakan:

  • Download hingga 1 Gbps
  • Upload hingga 400 Mbps
  • Latency rendah lewat orbit rendah
  • Stabilitas tinggi untuk bisnis, industri, dan pemerintahan

Chris Weber, VP Consumer and Enterprise Business Amazon Leo, menyebut layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi kompleks—mulai dari pemerintah hingga sektor swasta global.

Varian Terminal Amazon Leo

Amazon menyediakan tiga tipe terminal, menyesuaikan kebutuhan pelanggan:

1. Leo Ultra (Premium)

  • Antena 20–30 inci
  • Cocok untuk lembaga pemerintah dan industri besar
  • Mendukung video call, pengawasan real-time, integrasi AWS

2. Leo Pro

  • Antena 11 inci
  • Kecepatan download hingga 400 Mbps
  • Cocok untuk rumahan premium atau UMKM

3. Leo Nano (Paling Terjangkau)

  • Antena 7 inci
  • Kecepatan download hingga 100 Mbps
  • Cocok untuk kebutuhan dasar di wilayah terpencil

Melihat spesifikasi ini, Amazon jelas menarget pasar yang sangat luas—dari pemilik rumah di pedesaan hingga pemerintah yang membutuhkan jaringan aman dan stabil.

Sampai dengan saat ini, Elon Musk mungkin masih memimpin permainan, tetapi kehadiran Amazon Leo membawa dinamika baru. Dengan dukungan finansial raksasa Amazon dan integrasi ekosistem cloud AWS, Leo punya peluang besar memperluas pangsa pasar dalam waktu cepat. Starlink unggul dalam:

  • Jumlah satelit (9.000+)
  • Pengguna aktif > 8 juta
  • Jangkauan global sudah matang

Dengan perkembangan pesat teknologi internet satelit, kehadiran Amazon Leo memberi alternatif kuat bagi konsumen di seluruh dunia. Meski Starlink masih memimpin konstelasi luar angkasa, Amazon bergerak cepat menambah ribuan satelit baru.

Persaingan dua raksasa teknologi ini berpotensi menghadirkan layanan internet global yang jauh lebih cepat, lebih stabil, dan lebih terjangkau bagi masyarakat dunia.***

Berita Terkait