TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Apple mengejutkan industri teknologi global dengan meluncurkan AirPods Max 2 secara mendadak pada Senin, 16 Maret 2026, tanpa acara khusus maupun bocoran resmi sebelumnya. Headphone over-ear premium itu hadir sebagai penerus langsung AirPods Max generasi pertama yang diluncurkan pada 2020, atau nyaris enam tahun tanpa pembaruan internal yang berarti.
Berdasarkan siaran pers resmi di laman Apple Newsroom, perangkat baru ini ditenagai chip H2 yang sebelumnya hanya tersedia di lini AirPods Pro dan AirPods 4. Dengan banderol harga $549 atau setara sekitar Rp 8,9 juta, harga jual tetap sama persis dengan generasi pendahulunya. Pre-order mulai dibuka 25 Maret 2026 dan unit perdana dijadwalkan tersedia di Apple Store di lebih dari 30 negara dan kawasan pada awal April mendatang.
Perpindahan ke chip H2 menjadi inti dari seluruh perombakan teknologi yang dibawa AirPods Max 2 kali ini. Menurut TechCrunch, chip audio khusus tersebut memungkinkan sistem Active Noise Cancellation bekerja hingga 1,5 kali lebih efektif dibandingkan generasi sebelumnya, meredam suara bising seperti mesin pesawat dan kebisingan komuter dengan jauh lebih mumpuni.
Fitur Adaptive Audio yang selama ini hanya ada di AirPods Pro kini untuk pertama kalinya hadir di lini Max, memungkinkan perangkat menyesuaikan level ANC dan Transparency Mode secara otomatis sesuai kondisi lingkungan sekitar pengguna. Conversation Awareness turut dihadirkan, sehingga volume audio otomatis turun dan suara bising latar belakang diredam ketika pengguna mulai berbicara kepada seseorang di dekatnya. Transparency Mode juga diklaim terasa lebih natural berkat algoritma digital signal processing baru yang dioptimalkan khusus untuk chip H2 dan susunan mikrofon AirPods Max 2.
“Dengan performa luar biasa dari H2, AirPods Max kini diperbarui dengan ANC hingga 1,5 kali lebih efektif untuk pengalaman mendengarkan sepanjang hari yang terbaik,” kata Eric Treski, Direktur Audio Product Marketing Apple, sebagaimana dikutip langsung dari Apple Newsroom.
“Kualitas suaranya sangat bersih, kaya, dan detail secara akustis — dan ketika dikombinasikan dengan kemampuan seperti Personalized Spatial Audio, AirPods Max 2 menghadirkan pengalaman imersif yang benar-benar mendalam,” imbuh Treski dalam pernyataan yang sama.
Dari sisi kualitas audio, Apple memperkenalkan amplifier high dynamic range baru yang diklaim menghasilkan suara lebih bersih dan konsisten bahkan pada volume tinggi. Sebagaimana dilaporkan oleh CNN Underscored, Spatial Audio generasi baru ini menawarkan lokalisasi instrumen yang lebih akurat, respons bass yang lebih presisi, serta suara mid dan treble yang lebih natural. Untuk kebutuhan profesional, AirPods Max 2 mendukung pemutaran audio lossless 24-bit 48 kHz melalui kabel USB-C yang disertakan dalam paket penjualan.
Geeky Gadgets mencatat bahwa Apple mengklaim headphone ini menjadi satu-satunya perangkat yang memungkinkan musisi membuat dan mencampur audio dalam Personalized Spatial Audio dengan head tracking secara bersamaan. Latensi audio nirkabel yang dikurangi juga disebut meningkatkan responsivitas dan imersi saat bermain game di iOS, macOS, maupun iPadOS.
Salah satu fitur paling menonjol yang belum pernah hadir di lini Max sebelumnya adalah Live Translation yang ditenagai Apple Intelligence. Menurut laporan AndroidHeadlines, fitur ini dirancang membantu pengguna berkomunikasi lintas bahasa secara langsung dalam percakapan tatap muka tanpa perlu mengeluarkan iPhone. Voice Isolation menggunakan computational audio berbasis H2 untuk memprioritaskan suara pengguna saat panggilan telepon sekaligus memblokir kebisingan sekitar secara efektif.
Fitur Camera Remote memungkinkan pengguna memicu shutter kamera iPhone atau iPad dari jarak jauh hanya dengan menekan Digital Crown pada headphone. Sementara Siri Interactions kini bisa direspons cukup dengan menganggukkan kepala untuk menjawab “ya” atau menggelengkan kepala untuk mengatakan “tidak” pada pengumuman Siri.
AirPods Max 2 juga membawa kemampuan studio-quality audio recording yang menjadikannya alat kerja bagi para jurnalis, podcaster, penyanyi, dan kreator konten lainnya yang membutuhkan kualitas suara rekaman setara studio. Fitur Loud Sound Reduction hadir untuk melindungi pendengaran pengguna dari paparan suara keras di lingkungan sekitar tanpa mengubah karakter suara dari konten yang sedang didengarkan. Personalized Volume secara otomatis menyesuaikan pengalaman mendengarkan berdasarkan preferensi pengguna yang terekam dari waktu ke waktu.
Dari sisi keberlanjutan lingkungan, Apple menyatakan headphone ini menggunakan 100 persen rare earth elements daur ulang pada semua magnet, 100 persen poliester daur ulang pada bantalan telinga, serta lapisan emas dan timah solder daur ulang pada semua papan sirkuit desain Apple. Kemasan produknya pun sepenuhnya berbahan serat dan dapat didaur ulang, sejalan dengan target Apple 2030 untuk mencapai netralitas karbon di seluruh rantai pasokannya.
AirPods Max 2 tersedia dalam lima pilihan warna yaitu midnight, starlight, orange, purple, dan blue, mempertahankan desain ikonik yang sama dengan generasi sebelumnya tanpa perubahan estetika luar yang signifikan. Keputusan Apple tidak mengubah tampilan fisik headphone ini selaras dengan pendekatan serupa pada MacBook Air M5 dan iPad Air M4 yang baru saja diluncurkan, di mana pembaruan difokuskan sepenuhnya pada internal.
Pelanggan di Amerika Serikat dapat melakukan pre-order mulai 25 Maret 2026 melalui apple.com/store maupun aplikasi Apple Store, dengan pengiriman dan ketersediaan di gerai Apple Store fisik dijadwalkan mulai awal April. Apple juga menawarkan tiga bulan Apple Music gratis bagi pelanggan baru yang membeli AirPods Max 2. Paket AppleCare+ tersedia untuk melindungi perangkat dari kecelakaan seperti terjatuh dan tumpahan, termasuk perlindungan pencurian dan kehilangan serta penggantian baterai.