TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Berikut artikel lengkap dengan revisi pada bagian kutipan langsung:
Microsoft secara resmi mengakui bahwa sistem operasi Windows selama ini belum memenuhi ekspektasi jutaan penggunanya di seluruh dunia. Pavan Davuluri, Executive Vice President Windows and Devices Microsoft, mengirimkan surat terbuka kepada seluruh anggota Windows Insider Program pada 21 Maret 2026, mengumumkan serangkaian perubahan besar yang akan segera diuji coba dalam build terbaru.
Pengumuman ini menjadi salah satu pernyataan publik paling jujur dari Microsoft dalam beberapa tahun terakhir terkait kualitas Windows 11. Surat tersebut menguraikan tiga pilar utama perbaikan, yakni performa, keandalan, dan kualitas pengalaman pengguna atau yang disebut “craft”. Langkah ini merespons arus balik kritik dari komunitas pengguna yang selama berbulan-bulan mengeluhkan Windows 11 terasa berat, penuh gangguan, dan terlalu dipaksakan mengintegrasikan fitur AI.
Salah satu perubahan paling dinantikan yang diumumkan dalam surat resmi Windows Insider Program tersebut adalah kemampuan memindahkan posisi taskbar ke bagian atas atau samping layar, sebuah fitur yang selama ini menjadi permintaan teratas komunitas sejak Windows 11 pertama kali diluncurkan. Microsoft juga mengumumkan ukuran taskbar yang lebih kecil sebagai opsi personalisasi tambahan, memberikan fleksibilitas lebih kepada pengguna dalam mengatur tampilan desktop mereka.
Perubahan ini akan mulai dipratinjau dalam build Windows Insider sepanjang bulan Maret dan April 2026. Selain itu, Microsoft berencana menghadirkan tampilan Start Menu yang lebih relevan dengan bagian Recommended yang lebih cerdas, disertai opsi kontrol penuh untuk menonaktifkan atau menyesuaikan konten yang muncul. Perbaikan ini sekaligus menjadi respons langsung terhadap kritik luas di platform Reddit, X, dan forum teknologi global bahwa desain Windows 11 terlalu kaku dan tidak memberi ruang personalisasi yang cukup.
Microsoft secara mengejutkan mengumumkan pemangkasan titik masuk Copilot dari sejumlah aplikasi bawaan Windows, termasuk Snipping Tool, Photos, Widgets, dan Notepad, sebuah langkah yang mencerminkan perubahan strategi signifikan di tengah gencarnya dorongan integrasi AI selama dua tahun terakhir. Menurut surat yang diterbitkan oleh Windows Insider Program, Microsoft kini akan lebih selektif dan terarah dalam menempatkan kemampuan Copilot, hanya pada pengalaman yang benar-benar berguna dan dirancang dengan cermat.
Pendekatan ini sejalan dengan kritik dari komunitas teknologi global, termasuk laporan dari The Verge dan Ars Technica, bahwa integrasi AI Microsoft di Windows terasa dipaksakan dan justru mengganggu alur kerja pengguna. Perusahaan yang bermarkas di Redmond, Washington ini menegaskan akan mempertahankan Copilot hanya di titik-titik interaksi yang memberikan nilai nyata. Langkah ini dipandang sebagai koreksi kursus penting setelah Microsoft mendapat tekanan dari pasar dan pengguna yang merasa Windows 11 semakin terasa seperti platform iklan AI ketimbang sistem operasi produktif.
“Windows ini sama-sama milik kalian dan milik kami. Kami berkomitmen untuk memperkuat fondasinya dan menghadirkan inovasi di tempat yang benar-benar berarti, untuk kalian,” ujar Pavan Davuluri, Executive Vice President Windows and Devices Microsoft, dalam surat terbuka yang dikirimkan kepada seluruh anggota Windows Insider Program dan dipublikasikan secara resmi pada 21 Maret 2026.
Di sisi pembaruan sistem, Microsoft mengumumkan kontrol yang jauh lebih besar bagi pengguna dalam mengelola Windows Update, termasuk kemampuan untuk melewati proses pembaruan saat pertama kali mengatur perangkat baru agar bisa langsung masuk ke desktop lebih cepat. Pengguna juga akan bisa mematikan atau merestart komputer tanpa dipaksa menginstal pembaruan terlebih dahulu, serta menjeda pembaruan selama periode yang lebih panjang sesuai kebutuhan.
Selain itu, Microsoft berkomitmen mengurangi gangguan dari notifikasi dan restart otomatis yang selama ini kerap membuat frustrasi pengguna di tengah sesi kerja, sebagaimana banyak dikeluhkan di komunitas Reddit r/Windows11 dan forum teknologi Huxiu. Ke depannya, Microsoft menargetkan pembaruan bulanan yang hanya memerlukan satu kali restart, dengan pengecualian bagi pengguna atau organisasi yang ingin mendapatkan fitur dan perbaikan lebih cepat. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar peningkatan keandalan Windows Update yang mencakup tampilan progres yang lebih jelas dan pemulihan otomatis jika proses pembaruan mengalami masalah.
File Explorer, salah satu komponen paling sering digunakan di seluruh ekosistem Windows, turut menjadi prioritas utama dalam roadmap perbaikan yang diumumkan Davuluri. Microsoft berjanji menghadirkan waktu buka yang lebih cepat, pengurangan efek flicker yang selama ini mengganggu tampilan visual, serta navigasi yang lebih mulus dan responsif untuk tugas-tugas pengelolaan file sehari-hari. Latensi pencarian, navigasi, dan context menu dalam File Explorer akan diturunkan secara substansial, sementara proses menyalin dan memindahkan file berukuran besar diklaim akan berlangsung lebih cepat dan lebih andal.
Microsoft juga mengumumkan peningkatan pada Windows Subsystem for Linux (WSL), termasuk performa file yang lebih cepat antara lingkungan Linux dan Windows, kompatibilitas jaringan yang lebih baik, serta proses setup awal yang lebih mudah bagi kalangan pengembang. Semua perbaikan ini masuk dalam pilar performa yang menjadi fondasi utama dari komitmen kualitas Windows 11 sepanjang 2026 ini, sesuai dengan yang tercantum dalam surat resmi yang dipublikasikan Windows Insider Program.
Di bidang keandalan, Microsoft berkomitmen memperkuat stabilitas OS, kualitas driver, dan keandalan aplikasi melalui kemitraan lebih erat dengan ekosistem silikon, ISV, dan OEM global, termasuk perbaikan koneksi Bluetooth, pengurangan crash akibat USB, serta peningkatan deteksi printer. Windows Hello juga mendapat perhatian khusus dengan perbaikan pengenalan wajah yang lebih andal, autentikasi sidik jari yang lebih cepat, dan dukungan penuh gamepad untuk pembuatan PIN di perangkat gaming handheld seperti ROG Xbox Ally X.
Feedback Hub juga mendapatkan pembaruan terbesar dalam sejarahnya, mulai berlaku hari ini bagi para Windows Insider, dengan antarmuka yang dirancang ulang agar proses pengiriman masukan menjadi lebih cepat, mudah, dan lebih terhubung ke komunitas. Microsoft pun mengumumkan rencana pertemuan langsung dengan komunitas Windows Insider di berbagai kota di seluruh dunia setelah sesi pertama yang berlangsung di Seattle sehari sebelum surat ini diterbitkan.
Seluruh roadmap perbaikan ini, sebagaimana ditegaskan dalam surat Davuluri yang dikirimkan ke seluruh anggota Windows Insider Program pada 21 Maret 2026, selaras dengan Microsoft Secure Future Initiative yang menjadikan keamanan sebagai prioritas bawaan di setiap rilis Windows.
“Teruslah kirimkan masukan kalian, untuk membantu kami membentuk masa depan Windows bersama-sama,” tulis Davuluri dalam surat resmi yang dikirimkan kepada seluruh anggota Windows Insider Program dan dipublikasikan oleh Microsoft pada 21 Maret 2026.