22 October 2025, 11:11

Dari Rumah Hampir Roboh Jadi Layak Huni, Warga Tangsel Menangis Bahagia

Betapa sulitnya bertahan di rumah yang bocor parah dan dindingnya sudah retak-retak. Kini, ia bisa hidup lebih tenang setelah mendapatkan bantuan renovasi.

Reporter: Redaksi Perspektif
Editor: Deden M Rojani
3,718
Dari Rumah Hampir Roboh Jadi Layak Huni, Warga Tangsel Menangis Bahagia
Asia, penerima manfaat program Bedah Rumah yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. / Doc: Humas Pemkot Tangsel

TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id – Wajah haru bercampur bahagia menghiasi raut para penerima manfaat program Bedah Rumah yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Puluhan warga yang sebelumnya hidup dalam kondisi rumah tak layak huni kini bisa bernapas lega, setelah hunian mereka direnovasi menjadi rumah permanen yang aman dan nyaman.

Salah satu warga, Asia, yang telah menetap selama lebih dari tiga dekade di kawasan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, mengaku tak percaya rumah panggung dari bambu yang nyaris ambruk kini telah berubah menjadi bangunan permanen yang kokoh.

"Rumah saya dulu dari bambu, sudah rapuh dan kalau hujan semua basah. Saya takut banget kalau angin besar, karena bisa roboh kapan saja. Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah bagus, ada dapurnya, kamarnya lengkap. Gak nyangka bisa begini," ujarnya dengan mata berkaca-kaca, Rabu (22/10/2025).

Kisah serupa datang dari Robiani, warga Kampung Kebantenan, Pondok Aren. Ia mengungkapkan betapa sulitnya bertahan di rumah yang bocor parah dan dindingnya sudah retak-retak. Kini, ia bisa hidup lebih tenang setelah mendapatkan bantuan renovasi dari program tersebut.

"Dulu atapnya bocor semua, dari depan sampai belakang. Tembok pada gempur, kamar cuma satu. Sekarang alhamdulillah sudah dibangun ulang, semua baru dari atap sampai lantai. Udah nyaman, sudah layak," tuturnya.

Ia juga berharap agar program tersebut terus dilanjutkan. "Masih banyak warga yang butuh bantuan seperti saya. Saya ucapkan terima kasih ke Pemkot Tangsel. Ini sangat membantu kami yang tidak mampu," tambahnya.

Senada dengan itu, Maria, warga lain dari kawasan yang sama, mengaku tidak menyangka rumahnya bisa berubah total. Dulu, ia tinggal di rumah sempit yang tidak memiliki kamar pribadi ataupun kamar mandi.

"Rumah saya bocor, tidak punya kamar. Harus berbagi air dan kamar mandi sama orang tua. Sekarang sudah punya kamar sendiri, kamar mandi, semuanya bersih dan layak. Saya berterima kasih kepada Pak Wali Kota Benyamin, camat, lurah, RT dan RW," ucapnya terharu.

Program Bedah Rumah merupakan inisiatif dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Tangsel. Tahun ini, program tersebut menargetkan perbaikan 386 unit rumah tidak layak huni, dengan 369 unit didanai oleh APBD reguler dan 17 unit sisanya dari APBD perubahan.

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata.***

Berita Terkait