Perspektif.co.id - Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan timnya tidak datang ke Bandung untuk menyerah sebelum bertanding. Ia optimistis Pesut Etam mampu mencuri poin saat menantang Persib Bandung pada laga tunda pekan ke-4 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (5/12).
Partai ini menjadi momentum penting bagi Borneo FC untuk bangkit usai menelan kekalahan perdana dari Bali United. Di sisi lain, Persib tampil sebagai tuan rumah dengan status juara dua musim terakhir dan tengah menikmati tren positif di liga, meski baru saja tumbang saat melawat ke markas Lion City Sailors.
Lefundes mengakui tekanan laga besar di Bandung tak ringan, tetapi justru menjadikan keraguan publik sebagai bahan bakar motivasi skuadnya. Menurutnya, meremehkan Borneo FC sama saja menunjukkan ketidaktahuan terhadap dinamika kompetisi musim ini.
“Sejak saya kecil, orang selalu meragukan apa yang bisa saya lakukan,” ujar pelatih asal Brasil itu, dikutip dari Kompas.com. “Tapi saya justru senang ketika mereka meragukan kami, karena itu memacu kami untuk semakin menunjukkan seberapa besar kekuatan tim ini.”
Borneo FC saat ini baru sekali kalah di liga dan konsisten berada di papan atas klasemen. Bagi Lefundes, catatan tersebut cukup menunjukkan bahwa Pesut Etam bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata. Ia menilai kerja keras seluruh pemain selama ini menjadi fondasi utama Borneo untuk terus bersaing di jalur juara.
“Kami sudah membuktikan diri di liga musim ini. Siapa pun yang masih meremehkan kami, mereka tidak paham sepak bola,” tegasnya. “Yang paling penting adalah kerja keras yang setiap hari kami tunjukkan di lapangan.”
Soal atmosfer GBLA yang dipastikan penuh oleh suporter Persib, Lefundes menegaskan anak asuhnya tak akan gentar. Ia menyebut dukungan besar untuk tuan rumah justru dijadikan tantangan tambahan bagi Borneo FC untuk membuat kejutan di depan publik lawan.
“Persib adalah tim juara dua musim beruntun, tentu bukan lawan yang mudah, tapi bukan berarti tidak bisa dikalahkan,” ucapnya. “Kami datang untuk bertanding maksimal, mencoba segala cara yang kami punya, dan targetnya jelas: pulang dengan membawa poin.”