Perspektif.co.id - Malut United meraih kemenangan dramatis atas Borneo FC Samarinda dengan skor 3-2 pada lanjutan Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (28/12/2025). Laga berjalan intens karena tuan rumah sempat dua kali tertinggal, sebelum membalikkan keadaan lewat gol penentu di injury time. Dalam laporan pertandingan, kemenangan ini digambarkan sebagai momen ketika “Laskar Kie Raha dua kali tertinggal, tapi bisa menang 3-2 lewat gol dramatis!”
Borneo langsung menekan sejak awal dan membuka skor cepat pada menit ke-3 melalui Juan Villa. Gol itu berawal dari serangan cepat, ketika Villa menerima umpan Peralta di kotak penalti, melewati satu pemain bertahan, lalu menuntaskan peluang lewat tembakan mendatar.
Malut merespons dan menyamakan kedudukan sekitar 20 menit berselang. David da Silva mencetak gol setelah memanfaatkan bola lambung dan melepaskan tembakan yang gagal dibendung Nadeo, meski sempat dikawal rapat Komang.
Memasuki babak kedua, Borneo kembali unggul pada menit ke-55 lewat Douglas Coutinho. Skema serangan balik cepat dengan kombinasi satu-dua sentuhan membuat Coutinho lolos ke kotak penalti dan menembak keras ke gawang tuan rumah.
Namun Malut tak kehilangan momentum. Tim tuan rumah kembali menyamakan skor pada menit ke-69 setelah kesalahan Agung dimanfaatkan barisan depan Malut untuk mencuri bola, sebelum Taufik Rustam menyepak bola masuk ke gawang tim tamu.
Selepas itu, pertandingan berubah menjadi adu serangan. Malut beberapa kali menekan dan menciptakan peluang, dengan Nadeo disebut setidaknya melakukan dua penyelamatan penting untuk Borneo. Klimaks terjadi di pengujung laga ketika Malut mencetak gol ketiga pada menit 90+4. Gustavo Franca menyontek bola di depan gawang usai memanfaatkan umpan sundulan Del Pino, memastikan kemenangan 3-2 untuk tuan rumah.
Hasil ini berdampak langsung pada persaingan papan atas. Borneo tetap mengoleksi 34 poin dan disebut turun ke posisi kedua, disalip Persib di puncak. Sementara Malut menambah poin dan disebut naik ke peringkat tiga dengan 31 poin, membuat persaingan tiga besar kian ketat.
Sebagai pembanding, klasemen resmi liga (sebelum pembaruan pascalaga sepenuhnya tersinkron) menunjukkan Persib dan Borneo sama-sama berada di 34 poin, dengan Malut masih di 28 poin dari 14 pertandingan. Kemenangan ini secara matematis memang membuat Malut berpeluang mendekat ke dua tim teratas.