21 January 2026, 23:24

Galaxy S26 Series Makin Dekat Dijual di RI? Tiga Model Samsung Terdeteksi Lolos TKDN 37,5%

Samsung Galaxy S26 Series kian santer disebut bakal masuk pasar Indonesia.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
976
Galaxy S26 Series Makin Dekat Dijual di RI? Tiga Model Samsung Terdeteksi Lolos TKDN 37,5%
Ilustrasi. Samsung Galaxy S26 Series akan segera hadir di Indonesia. Intip bocoran spesifikasi mencakup peningkatan layar, baterai, dan kamera. (Foto: Dok. Samsung)

Perspektif.co.id - Samsung Galaxy S26 Series kian santer disebut bakal masuk pasar Indonesia. Sinyal terbarunya datang dari kemunculan tiga nomor model yang diyakini sebagai keluarga Galaxy S26 di database sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tiga kode yang terpantau adalah SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B—yang diasosiasikan sebagai Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra. Ketiganya tercatat mengantongi nilai TKDN 37,50%

Kantong TKDN di level itu penting karena perangkat ponsel yang beredar di Indonesia wajib memenuhi ambang kandungan lokal tertentu. Dalam salah satu rujukan pemerintah, disebutkan bahwa industri diwajibkan memenuhi TKDN hingga 35% untuk perangkat handphone, komputer genggam, dan tablet. (Postel) Dengan nilai 37,50%, perangkat yang muncul tersebut secara angka sudah melewati batas minimum yang umum dijadikan rujukan syarat edar.

Meski demikian, munculnya sebuah perangkat di TKDN bukan otomatis berarti ponsel tersebut bisa langsung dijual. Biasanya masih ada tahapan perizinan lain sebelum perangkat resmi meluncur di pasar, termasuk sertifikasi perangkat telekomunikasi. Sejumlah laporan juga menekankan bahwa proses menuju penjualan masih berlanjut, walau TKDN sering dipakai sebagai indikator “kedatangan tinggal menunggu waktu”. 

Untuk varian tertinggi, Galaxy S26 Ultra (SM-S948B) juga disebut sudah terlihat di TKDN dengan nilai yang sama, memperkuat sinyal bahwa lini flagship Samsung tahun ini disiapkan komplit. “Perangkat yang memiliki kode SM-S948B itu mendapatkan nilai TKDN yang sama, yakni 37,50%,” tulis laporan yang memantau kemunculan model tersebut. 

Sambil menunggu pengumuman resmi Samsung—baik global maupun Indonesia—rumor spesifikasi mulai beredar. Di sisi layar, sejumlah bocoran menyebut Samsung berpotensi memakai material layar M14 untuk varian Ultra, serta menghadirkan fitur privasi berbasis tampilan yang membatasi visibilitas dari sudut samping. (Tom's Guide) Di sisi pengisian daya, ada rumor yang menyatakan Galaxy S26 Ultra dapat membawa fast charging 60W, sementara keluarga S26 juga dikaitkan dengan dukungan pengisian nirkabel generasi Qi2 yang lebih cepat dan magnet alignment. 

Untuk performa, rumor lain mengaitkan Galaxy S26 Ultra dengan opsi chipset Snapdragon generasi terbaru dan/atau Exynos 2600 di pasar tertentu, serta peningkatan fokus pada AI dan pemrosesan kamera. (Tom's Guide) Sementara di sisi jadwal, prediksi yang beredar menyebut peluncuran seri Galaxy S generasi baru bisa bergeser ke rentang akhir Februari, dengan spekulasi event pada 25 Februari dan ketersediaan retail menyusul setelahnya—namun ini masih sebatas rumor. 

Jika seluruh sinyal ini akurat, langkah Samsung mendaftarkan tiga model S26 ke TKDN dapat dibaca sebagai bagian dari persiapan komersial di Indonesia, terutama untuk segmen premium yang persaingannya makin ketat. Namun, kepastian tetap menunggu pengumuman resmi perusahaan terkait tanggal rilis, konfigurasi varian, serta harga jual di Tanah Air.

Berita Terkait