27 December 2025, 13:50

GBLA Bikin Tim Tamu “Tak Nyaman”, Hodak Titip Pesan Keras ke Bobotoh Jelang Persib Vs PSM: “Saya Harap Tak Ada Lagi Suar

Persib Bandung akan menjamu PSM Makassar pada lanjutan Super League 2025/2026, Sabtu, 27 Desember 2025 malam.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,448
GBLA Bikin Tim Tamu “Tak Nyaman”, Hodak Titip Pesan Keras ke Bobotoh Jelang Persib Vs PSM: “Saya Harap Tak Ada Lagi Suar
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dalam konferensi pers jelang duel Persib vs Bhayangkara FC yang akan digelar Minggu (21/12/2025) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

BANDUNG,Perspektif.co.id - Persib Bandung akan menjamu PSM Makassar pada lanjutan Super League 2025/2026, Sabtu, 27 Desember 2025 malam. Laga Persib vs PSM dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, dan menjadi duel tunda pekan ke-8 yang dinilai krusial bagi kedua tim. 

Pelatih Persib Bojan Hodak menyambut pertandingan ini dengan satu sorotan utama: atmosfer GBLA. Ia menilai kehadiran Bobotoh di laga-laga kandang belakangan memberi dampak nyata, termasuk membuat tim tamu bermain di bawah tekanan dan tidak leluasa mengembangkan permainan. “Beberapa laga kandang terakhir kami, ketika tim tamu datang ke sini, mereka tidak nyaman saat bermain,” ujar Hodak dalam pernyataannya jelang laga. 

Hodak mengatakan dominasi Persib dalam periode kandang beberapa bulan terakhir tak lepas dari dukungan penuh suporter. Ia menilai suasana stadion yang “hidup” membuat timnya lebih percaya diri, sekaligus memaksa lawan mengambil keputusan lebih cepat dan sering melakukan kesalahan sendiri. “Yang mana itu bagus bagi kami, ketika bermain di kandang, dalam 1-2 bulan terakhir kami begitu mendominasi. Alasannya karena banyaknya Bobotoh yang hadir,” kata pelatih asal Kroasia tersebut. 

Namun, Hodak juga menekankan bahwa dukungan tersebut harus dibarengi ketertiban. Ia mengingatkan Bobotoh untuk mematuhi regulasi pertandingan, terutama terkait larangan menyalakan suar/flare di dalam stadion yang bisa berujung sanksi dan denda bagi klub. Peringatan itu sekaligus mengait pada agenda besar Persib berikutnya, yakni laga kandang kontra Persija Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Januari 2026.

“Saya hanya berharap tidak ada lagi suar karena kami tidak mau melakukannya lagi,” ucap Hodak. Ia menyebut situasi pada laga kandang terakhir berjalan tertib dan berharap konsistensi itu bisa dijaga. “Di laga terakhir itu oke dan saya berharap ini bisa terus dilanjutkan. Tentu saja kami juga menantikan pertandingan melawan Persija,” kata Hodak.

Meski menyinggung laga besar melawan Persija, Hodak menegaskan fokus Persib saat ini sepenuhnya diarahkan ke PSM. Persib tak ingin lengah menghadapi tim asal Makassar yang kerap menyulitkan, apalagi laga ini memiliki bobot penting dalam perburuan poin di papan klasemen kompetisi. 

Pertandingan Persib vs PSM juga menarik perhatian karena aspek siaran. Detikcom melaporkan laga ini akan tayang melalui siaran langsung televisi dan layanan streaming, sehingga antusiasme suporter diprediksi tinggi baik di stadion maupun di layar.

Hodak berharap atmosfer kandang tetap menjadi “senjata” Persib, tetapi tidak berubah menjadi bumerang akibat pelanggaran aturan. Ia menilai ketertiban suporter bukan hanya urusan keamanan pertandingan, melainkan bagian dari strategi klub untuk menjaga momentum, menghindari hukuman, dan memastikan agenda pertandingan-pertandingan berikutnya—termasuk big match kontra Persija—berjalan tanpa gangguan.

Berita Terkait