24 December 2025, 16:52

Heboh Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Cisadane, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Warga Bogor Barat, Kota Bogor, digegerkan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di tengah aliran Sungai Cisadane, Rabu (24/12/25)

Reporter: Anggi Ranf
Editor: Deden M Rojani
1,625
Heboh Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Cisadane, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Penemuan mayat pria tanpa identitas di Sungai Cisadane Bogor (dok. istimewa)

Perspektif.co.id - Warga Bogor Barat, Kota Bogor, digegerkan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di tengah aliran Sungai Cisadane, Rabu (24/12/2025). Jasad korban pertama kali terlihat oleh santriwati dari area pondok pesantren yang berada di sekitar bantaran sungai. 

Kapolsek Bogor Barat Kompol Didin membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyebut korban berjenis kelamin laki-laki, berkulit sawo matang, diperkirakan berusia sekitar 45 tahun, dan ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian. “Betul, tadi ditemukan di tengah aliran Sungai Cisadane,” kata Didin saat dikonfirmasi. 

Menurut Didin, informasi penemuan jasad diterima warga setelah santri di sekitar lokasi melihat adanya tubuh yang mengambang terbawa arus. Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 12.40 WIB. “Santriwati melihat dari kamarnya ke arah Sungai Cisadane dan melihat ada mayat yang hanyut terbawa arus,” ujarnya.

Untuk memastikan temuan tersebut, seorang saksi bernama Yusuf turun mengecek ke arah sungai. Dari pengecekan itu, korban dipastikan sudah tidak bernyawa dan diketahui tersangkut di bebatuan. “Untuk memastikan mayat atau bukan… ternyata benar,” tutur Didin. 

Polisi yang tiba di lokasi kemudian melakukan evakuasi bersama unsur TNI, tim SAR, serta warga. Dari hasil identifikasi awal di lokasi, aparat belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski begitu, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematian.

Didin menyampaikan, langkah lanjutan yang ditempuh antara lain membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sekaligus menjalankan proses identifikasi dan pendalaman informasi di lapangan. “Langkah selanjutnya… identifikasi korban dan penyelidikan,” ujarnya. 

Berita Terkait