Perspektif.co.id - Rumor merapatnya dua pemain Timnas Indonesia dari luar negeri, Maarten Paes dan Joey Pelupessy, ke Persib Bandung ikut memantik respons dari operator Super League, ILeague. Operator menilai kabar semacam itu—jika benar terjadi—berpotensi mengangkat nilai kompetisi, terutama menjelang dibukanya pendaftaran pemain tahap kedua pada 10 Januari 2026.
Direktur Operasional ILeague Asep Saputra menekankan bahwa dinamika transfer akan terlihat saat jendela registrasi benar-benar dibuka. “Kalo dari ILeague tanggapannya, kalo selama registrasi periodenya dibuka nanti 10 Januari. Ya melihat dari masing-masing klub, kalau itu betul, secara value kompetisi tentu meningkat,” ujar Asep seperti dikutip laporan Antara.
Di tengah rumor tersebut, Persib belum menyampaikan pernyataan resmi mengenai rencana merekrut Paes maupun Pelupessy. Namun, ILeague memandang kedatangan pemain-pemain yang berkarier di luar negeri bukan hanya isu teknis skuad, melainkan juga berdampak pada daya tarik kompetisi—mulai dari eksposur media, perhatian suporter, hingga persepsi sponsor dan mitra siaran.
Nama Maarten Paes saat ini tercatat masih berstatus kiper FC Dallas, dengan kontrak yang tertera berlaku hingga 31 Desember 2026 serta opsi klub tambahan. (Transfermarkt) Sementara Joey Pelupessy tercatat memperkuat Lommel SK, dengan masa kontrak hingga 30 Juni 2026 dan opsi klub satu tahun.
Dari sudut pandang kompetisi, rumor transfer pemain Timnas Indonesia dari Eropa/luar negeri ke liga domestik belakangan kerap dikaitkan dengan peningkatan “value” liga. Asep menyebut ekosistem profesional membuat klub punya hak merekrut, sementara pemain menentukan pilihan sesuai nilai dan kebutuhannya. “Saya pikir ini jadi profesional, klub punya hak merekrut, pemain juga dengan nilainya menentukan. Jadi kita tunggu saja. yang pasti pendaftaran pemain tahap kedua dimulai 10 Januari. Kita nantikan dinamikanya seperti apa,” kata Asep.
Persib sendiri dalam beberapa waktu terakhir sudah identik dengan kedatangan pemain Timnas Indonesia yang berpengalaman di luar negeri. Kehadiran nama-nama tersebut dinilai ikut menaikkan perhatian publik terhadap jalannya kompetisi, terutama ketika pemain berstatus reguler Timnas tampil di panggung liga lokal. Sejumlah klub lain juga memiliki pemain Timnas/naturalisasi di skuadnya—faktor yang membuat bursa transfer putaran kedua semakin disorot karena bisa mengubah peta persaingan di paruh musim.
Dengan jadwal registrasi tahap kedua yang tinggal menghitung hari, ILeague menilai kabar-kabar transfer akan menemukan kepastiannya saat klub-klub mulai merampungkan administrasi dan langkah resmi. Jika rumor Paes dan Pelupessy benar terjadi, kompetisi diperkirakan akan mendapatkan tambahan magnet, baik dari sisi kualitas pertandingan maupun pasar hiburan olahraga yang semakin kompetitif di akhir 2025 hingga awal 2026.