TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Apple mengguncang pasar laptop profesional setelah mengumumkan MacBook Pro generasi terbaru yang dibekali chip M5 Pro dan M5 Max, membawa lompatan performa CPU–GPU, peningkatan bandwidth memori, SSD dua kali lebih cepat, serta kemampuan AI lokal yang diklaim melampaui semua laptop sebelumnya. Peluncuran dilakukan di Cupertino pada 3 Maret 2026, bersamaan dengan pembukaan preorder yang dimulai 4 Maret dan ketersediaan unit pada 11 Maret.
“MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max mendefinisikan ulang batas kemampuan laptop profesional, kini hingga 4x lebih cepat dari generasi sebelumnya,” ujar John Ternus, SVP Hardware Engineering Apple.
Apple menegaskan bahwa kedua chip baru ini dibangun dengan Fusion Architecture, menggabungkan dua die 3nm generasi ketiga dalam satu SoC. Konfigurasi CPU 18‑core—terdiri dari 6 super core dan 12 performance core—diklaim menghadirkan performa single‑thread tercepat di dunia, sekaligus peningkatan hingga 30% pada beban kerja profesional dibanding M4.
“Dengan Neural Accelerators di setiap core GPU, MacBook Pro baru memungkinkan profesional menjalankan LLM canggih langsung di perangkat—sesuatu yang tidak bisa dilakukan laptop lain,” lanjut Ternus.
Model M5 Pro kini hadir dengan penyimpanan awal 1TB, sementara M5 Max mulai dari 2TB, keduanya menawarkan kecepatan SSD hingga dua kali lipat dari generasi sebelumnya. Apple juga menyematkan chip jaringan N1 yang mendukung Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 6 untuk koneksi lebih stabil.
“Peningkatan performa AI mencapai 8x dibanding M1, memungkinkan kreator dan peneliti memproses model besar, rendering 3D, hingga generasi gambar AI secara real‑time,” tulis Apple dalam rilis resminya.
Laptop ini tetap mempertahankan desain premium dengan opsi warna Space Black dan Silver, layar Liquid Retina XDR dengan opsi nano‑texture, baterai hingga 24 jam, kamera 12MP Center Stage, enam speaker, serta port Thunderbolt 5. macOS Tahoe menjadi sistem operasi bawaan yang dioptimalkan untuk alur kerja berbasis AI.
Apple menargetkan MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max untuk pengembang, kreator konten, peneliti AI, hingga profesional bisnis yang membutuhkan performa ekstrem. Dengan peningkatan performa GPU hingga 50% dibanding M4 dan kemampuan menjalankan model AI besar secara lokal, perangkat ini diposisikan sebagai standar baru laptop profesional 2026.