14 January 2026, 18:14

Maung Berharap Tuah GBLA, Jadwal Persib di 16 Besar ACL 2 Lawan Ratchaburi FC.

Persib Bandung dipastikan menantang Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
1,402
Maung Berharap Tuah GBLA, Jadwal Persib di 16 Besar ACL 2 Lawan Ratchaburi FC.
Persib lolos babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 yang menyamai capaian mereka saat kompetisi bertajuk AFC Cup 2015. (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)

Perspektif.co.id - Persib Bandung dipastikan menantang Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Maung Bandung akan menjalani laga dua leg pada Februari 2026, dengan partai pertama dimainkan di markas Ratchaburi sebelum gantian menjamu wakil Thailand itu di Bandung.

Jadwal yang beredar menyebut leg pertama Ratchaburi FC vs Persib digelar pada Rabu, 11 Februari 2026, sedangkan leg kedua Persib vs Ratchaburi berlangsung Rabu, 18 Februari 2026. Persib diharapkan bisa memaksimalkan keuntungan tampil di hadapan publik sendiri pada leg penentuan, terutama dengan atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang kerap jadi “bahan bakar” tambahan di laga besar. 

Pelatih Persib Bojan Hodak menilai undian ini memberi peluang realistis bagi timnya untuk bertarung. Ia mengacu pada pengalaman pramusim ketika Persib sempat berjumpa Ratchaburi dan menahan imbang lawan tersebut. “Kami pernah melawan Ratchaburi di masa pra musim, kami bermain imbang 2-2 di sana… saya pikir ini adalah tim yang bisa kami beri perlawanan, tim yang bisa kami tantang,” ujar Hodak.

Namun, Ratchaburi bukan lawan yang bisa dipandang enteng. Di kompetisi domestik Thailand, mereka sempat berada di papan atas dan tercatat menempel pemuncak klasemen, Buriram United, pada fase musim ini. Kondisi itu menegaskan Persib bakal menghadapi tim dengan performa stabil dan ritme kompetitif yang terjaga.

Ratchaburi saat ini ditangani Worrawoot Srimaka, sosok yang dikenal di sepak bola Thailand baik sebagai pelatih maupun eks pemain tim nasional. Faktor kepelatihan dan kedalaman skuad jadi variabel penting dalam duel dua leg, terutama ketika laga ditentukan oleh detail kecil seperti efektivitas set-piece, disiplin transisi, dan manajemen tempo. 

Bagi Persib, babak 16 besar ini juga memuat nilai historis. Maung Bandung pernah tampil di fase 16 besar level Asia pada AFC Cup 2015, ketika laju mereka terhenti di babak gugur. Kini, Persib kembali punya kesempatan menegaskan eksistensi di panggung antarklub Asia, sekaligus menguji konsistensi permainan saat tekanan meningkat. 

Modal Persib jelang laga juga terbilang meyakinkan, khususnya saat bermain di kandang pada kompetisi domestik. Dalam musim liga berjalan, Persib sempat mencatat rekor kandang sempurna dari delapan laga, dengan produktivitas gol yang positif dan pertahanan yang rapat. Catatan itu menjadi alasan mengapa publik Bandung menaruh harapan besar pada “tuah GBLA” ketika leg kedua dimainkan di rumah sendiri. 

Dengan format dua leg, Persib dituntut cermat mengelola hasil di partai tandang agar tidak terbebani ketika kembali ke Bandung. Di sisi lain, laga kandang pada leg kedua membuka peluang Persib menekan sejak awal—asal tetap disiplin menjaga ruang dan tidak terpancing duel emosional yang menguntungkan lawan.

Berita Terkait