BANDUNG, Perspektif.co.id - Persib Bandung kembali menambah amunisi untuk putaran kedua Super League 2025/2026 dengan merekrut bek tengah muda berdarah Belanda-Indonesia, Dion Markx. Pemain kelahiran Nijmegen, Belanda, 29 Juni 2005 itu resmi menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun bersama Maung Bandung.
Manajemen Persib menyebut perekrutan Dion merupakan tindak lanjut dari evaluasi menyeluruh setelah putaran pertama rampung. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan rekomendasi pelatih kepala Bojan Hodak menjadi dasar utama untuk menambah opsi di sektor belakang. “Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion, pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas, menjadi langkah strategis kami untuk menambah kedalaman skuad serta menjaga konsistensi performa hingga akhir musim,” ujar Adhitia dalam keterangan resmi.
Dion datang dengan bekal pengalaman merumput di kompetisi Belanda. Sebelum merapat ke Bandung, ia tercatat membela TOP Oss di Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda. Selain itu, ia juga disebut pernah menimba ilmu di akademi klub Belanda seperti Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen—rekam jejak yang dinilai membantu proses adaptasi pemain muda saat masuk ke tim dengan tekanan target juara.
Di level internasional kelompok usia, Dion juga sudah merasakan atmosfer tim nasional. Ia disebut rutin memperkuat Indonesia di kelompok umur, termasuk Timnas U-20, serta masuk dalam radar regenerasi U-23. Partisipasinya di babak kualifikasi Piala Asia turut menjadi salah satu penanda bahwa Persib merekrut pemain yang tidak hanya muda secara usia, tetapi juga punya pengalaman kompetitif di level internasional.
Persib menempatkan Dion sebagai bagian dari strategi jangka menengah hingga panjang, bukan sekadar tambalan instan. Dengan profil bek muda yang sudah merasakan sepak bola Eropa dan terbiasa dengan ritme pertandingan level internasional, klub berharap ada energi baru di lini pertahanan sekaligus opsi rotasi yang lebih kuat ketika jadwal kompetisi memasuki fase krusial.
Adhitia menegaskan, kontribusi Dion ditunggu bukan hanya untuk kebutuhan kompetisi domestik, tetapi juga agenda Persib di level Asia. “Kini, Persib dan bobotoh menanti kontribusi terbaiknya. Kami tengah berjuang mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two. Wilujeng sumping, Dion Markx,” pungkasnya.