10 December 2025, 13:59

Sadis! Identitas Pembunuh Bu Guru di Bogor Sudah Dikantongi, Polisi Gelar Perburuan

Identitas terduga pelaku disebut sudah dikantongi, dan kini yang bersangkutan dalam pengejaran aparat.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
2,052
Sadis! Identitas Pembunuh Bu Guru di Bogor Sudah Dikantongi, Polisi Gelar Perburuan
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto (Rizky AM/detikcom)

BOGOR,Perspektif.co.id – Polisi bergerak cepat memburu pelaku pembunuhan guru perempuan bernama Arifianti (41), yang jasadnya ditemukan tergeletak di pinggir jalan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Identitas terduga pelaku disebut sudah dikantongi, dan kini yang bersangkutan dalam pengejaran aparat.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan, penyidik telah memiliki gambaran jelas mengenai sosok yang diduga kuat bertanggung jawab atas kematian korban. “Sudah ada gambaran terkait terduga pelaku, sekarang sedang kami kejar,” ujar Wikha saat dihubungi, Rabu (10/12/2025).

Ia menjelaskan, terduga pelaku ini diyakini sebagai orang terakhir yang bersama korban sebelum jasad Arifianti ditemukan tidak bernyawa di tepi jalan. Pria tersebut disebut sempat terlihat membonceng korban dengan sepeda motor. “Terduga pelaku kemungkinan adalah orang terakhir yang bertemu korban sebelum ditemukan meninggal. Dia yang sempat membonceng korban ini,” tuturnya.

Sebelumnya, warga dikejutkan dengan temuan jasad seorang perempuan di pinggir jalan wilayah Tlajung Udik, Gunung Putri, pada Sabtu (6/12) sore. Belakangan diketahui, korban adalah Arifianti, seorang guru yang berdomisili di Jakarta Selatan. Saat ditemukan, kondisi korban mengenaskan, dengan tangan terikat dan terdapat sejumlah luka di tubuhnya.

Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby menegaskan, dari temuan awal di lokasi, pihaknya cenderung mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. “Dugaan sementara kami memang ke arah korban pembunuhan. Tapi saat ini masih terus kami kembangkan. Ada luka di tubuh korban, itu yang sedang kami dalami,” kata Aulia.

Ia menambahkan, penyidik masih mengurai rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan tak bernyawa. Pengumpulan keterangan saksi, rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, hingga jejak komunikasi korban tengah ditelusuri untuk menguatkan bukti terhadap terduga pelaku yang kini diburu. “Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Terduga pelaku sedang kami dalami identitas dan pergerakannya,” jelasnya.

Polisi juga berupaya merekonstruksi perjalanan korban sebelum kejadian, termasuk dari mana ia berangkat dan ke mana tujuan terakhirnya. Informasi bahwa korban sempat dibonceng seseorang dengan sepeda motor menjadi salah satu titik penting dalam penyelidikan. Jejak ini kemudian mengarah pada sosok yang kini disebut sebagai terduga pelaku utama.

Kematian tragis Arifianti menyita perhatian publik, terlebih profesinya sebagai guru yang dikenal sehari-hari mengajar dan berinteraksi dengan murid. Kasus ini menambah deret panjang tindak kekerasan terhadap perempuan yang berujung pada hilangnya nyawa korban di ruang publik.

Pihak kepolisian meminta dukungan masyarakat yang memiliki informasi terkait pergerakan maupun keberadaan terduga pelaku untuk segera melapor, guna mempercepat proses penangkapan. Di sisi lain, keluarga korban masih menantikan tindak lanjut proses hukum agar pelaku segera dihadapkan ke pengadilan dan dimintai pertanggungjawaban.

Kasus pembunuhan ini diharapkan bisa segera terungkap tuntas, termasuk motif di balik aksi keji terhadap seorang guru yang jasadnya ditinggalkan begitu saja di tepi jalan. “Kami akan maksimal mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” tegas jajaran kepolisian.

Berita Terkait