01 January 2026, 17:26

Ribut di Dalam Mobil Saat Nyetir, Berujung “Domino” Tabrakan 5 Kendaraan di Tangsel

Insiden tabrakan beruntun melibatkan lima mobil terjadi di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Kota Tangerang Selatan

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,157
Ribut di Dalam Mobil Saat Nyetir, Berujung “Domino” Tabrakan 5 Kendaraan di Tangsel
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)

TANGERANG SELATAN,Perspektif.co.id - Insiden tabrakan beruntun melibatkan lima mobil terjadi di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Kota Tangerang Selatan, pada momen malam Tahun Baru. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 01.40 WIB itu diduga dipicu oleh pengemudi mobil Nissan Grand Livina yang kehilangan fokus karena terjadi pertikaian kecil di dalam kendaraan saat berkendara.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman mengatakan pengemudi Grand Livina berinisial AM mengakui tidak berkonsentrasi ketika mengemudi. “Jadi betul, semalam ada kejadian sekira pukul 01.40 dini hari ya. Kronologinya memang dari pengemudi Grand Livina atas nama inisialnya AM itu lagi mengendarai mobil dan memang mengakui bahwa dia kurang konsentrasi,” ujar Danny kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

Danny menyebut kurangnya konsentrasi itu diduga berkaitan dengan situasi di dalam mobil. “Kurang konsentrasinya karena mungkin ada pertikaian kecil di dalam mobil antara dia dan pasangannya,” sambungnya. 

Menurut kepolisian, total ada lima kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut, termasuk mobil yang dikemudikan AM. Seluruh mobil mengalami kerusakan, namun tingkat kerusakan paling berat terjadi pada kendaraan yang menjadi pemicu awal. “Yang rusak parah kalau kita lihat, paling parah sih yang nabrak awal ini yang Grand Livina ini. Yang lain hanya terdorong, penyok, tapi kondisi kendaraan masih bisa jalan,” kata Danny. 

Polisi memaparkan rangkaian tabrakan terjadi secara beruntun atau efek dorong. “Pertama Grand Livina, ini nabrak Toyota Rush. Kemudian Toyota Rush nabrak depannya Daihatsu Sigra. Daihatsu Sigra nabrak depannya Pajero. Pajero nabrak depannya Pajero lagi,” ujar Danny menjelaskan kronologi kendaraan yang terdampak.

Dalam insiden tersebut, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan ditaksir berada di kisaran puluhan juta rupiah. “Kalau gambaran kami sih, ini di bawah Rp 50 juta untuk keseluruhan kendaraan ya,” tuturnya. 

Danny menambahkan, penanganan peristiwa ini telah berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan. Pengemudi yang diduga memicu tabrakan, AM, disebut bersedia mengganti seluruh kerugian yang timbul pada kendaraan-kendaraan yang terlibat. “Semalam sudah ada kesepakatan damai antara semuanya. Saudara AM ini bersedia mengganti rugi seluruh kerugian yang diakibatkan oleh dirinya,” pungkas Danny. 

Berita Terkait