03 February 2026, 16:33

Tangsel Sabet UHC Award Kota Madya, Pilar Saga: “Akses Kesehatan Tak Boleh Terhalang Biaya”

Piagam tersebut menegaskan bahwa Kota Tangerang Selatan dinilai berhasil mencapai cakupan kesehatan semesta, di mana mayoritas penduduk telah terlindungi.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
995
Tangsel Sabet UHC Award Kota Madya, Pilar Saga: “Akses Kesehatan Tak Boleh Terhalang Biaya”
Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan (tengah) dan Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar (kanan). / Doc: Redaksi Perspektif

TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id — Pemerintah Kota Tangerang Selatan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award kategori kota madya atas capaian kepesertaan jaminan kesehatan yang luas dan berkelanjutan. Penghargaan diserahkan pada acara penganugerahan di JIEXPO Kemayoran, Selasa (27/01/2026), dan diterima oleh Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan.

“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya bersama dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan,” ujar Pilar.

Piagam tersebut menegaskan bahwa Kota Tangerang Selatan dinilai berhasil mencapai cakupan kesehatan semesta, di mana mayoritas penduduk telah terlindungi melalui skema jaminan kesehatan nasional. Pemerintah daerah memastikan komitmen untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus meningkatkan mutu layanan di fasilitas kesehatan.

“Kami tidak hanya fokus pada cakupan kepesertaan, tetapi juga pada mutu layanan, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program jaminan kesehatan,” tambahnya.

UHC menjadi indikator kunci pembangunan kesehatan karena menekankan perlindungan finansial dan kemudahan akses layanan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan menyebut berbagai inovasi—mulai integrasi data peserta JKN yang lebih akurat hingga penguatan mutu layanan—sebagai pendorong capaian tersebut.

Penghargaan ini dipandang bukan sekadar simbol, melainkan bukti hadirnya negara di tingkat daerah untuk memastikan tak ada warga yang tertahan mengakses layanan kesehatan akibat kendala biaya. “Mari kita upayakan bersama-sama menciptakan daerah yang dapat memastikan tidak ada warga yang terkendala mendapatkan layanan kesehatan hanya karena biaya, dan UHC Award ini bukan sekadar penghargaan tetapi bukti kehadiran pemerintah daerah,” tutur Pilar.

Ke depan, Pemkot menegaskan penguatan sistem pelayanan kesehatan akan terus dilanjutkan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Berita Terkait