Washington, Perspektif.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan dugaan serius terkait keterlibatan Rusia dalam konflik yang tengah memanas di Timur Tengah. Trump menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin kemungkinan memberikan bantuan kepada Iran di tengah perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah wawancara radio dengan Fox News Radio yang kemudian memicu perhatian luas di tengah eskalasi konflik militer di kawasan tersebut.
“Saya pikir dia mungkin sedikit membantunya, ya, saya kira. Dan dia mungkin berpikir kita membantu Ukraina, kan?” kata Trump saat menanggapi kemungkinan keterlibatan Rusia dalam konflik tersebut.
Sejumlah media di Amerika Serikat melaporkan bahwa Rusia diduga memberikan informasi intelijen berupa data target kepada Iran. Informasi tersebut disebut-sebut digunakan untuk menyerang pasukan Amerika Serikat selama konflik bersenjata yang masih berlangsung.
Perang antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat dan Israel dilaporkan mulai berkobar sejak akhir Februari 2026. Konflik dipicu oleh rangkaian serangan militer yang dilancarkan AS bersama Israel ke sejumlah target di Iran.
Serangan tersebut berdampak besar karena menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, yang selama ini menjadi figur sentral dalam struktur politik dan keagamaan negara tersebut.
Kematian Khamenei memicu respons keras dari Teheran. Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan juga menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Teluk.
Sejak saat itu, konflik terus berkembang menjadi eskalasi militer terbuka yang melibatkan berbagai serangan rudal dan operasi militer lintas wilayah.
Perkembangan terbaru menunjukkan Iran kembali meluncurkan rudal ke arah Tel Aviv. Sirene peringatan serangan udara dilaporkan meraung di sejumlah wilayah kota tersebut, disusul beberapa ledakan yang terdengar setelah sistem pertahanan udara diaktifkan.
Militer Israel melalui Israel Defense Forces (IDF) menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari wilayah Iran yang mengarah ke Israel.
“IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut,” kata militer Israel dalam pernyataan resminya.
Media internasional Al Jazeera juga melaporkan bahwa sistem pertahanan Israel langsung diaktifkan untuk mengintersepsi proyektil yang masuk ke wilayah udara negara tersebut.
Pihak militer Israel kemudian mengeluarkan peringatan darurat kepada warga agar segera berlindung di area aman.
“Anda harus memasuki area yang dilindungi setelah menerima peringatan, dan tetap di sana sampai pemberitahuan lebih lanjut,” demikian peringatan yang disampaikan militer Israel kepada masyarakat.