13 February 2026, 22:17

Bahlil Siap Nyaleg 2029 di Papua, Sentil Ketum Partai Lain: “Saya Cuma Caleg, Enggak Macam-macam”

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan keinginannya untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2029

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
839
Bahlil Siap Nyaleg 2029 di Papua, Sentil Ketum Partai Lain: “Saya Cuma Caleg, Enggak Macam-macam”
Foto: Ilyas Fadilah

Perspektif.co.id - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan keinginannya untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2029 dari daerah pemilihan (dapil) Papua. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Dalam pidatonya, Bahlil terlebih dahulu menyinggung target partainya pada Pemilu 2029. Ia menegaskan Golkar tidak memasang target berlebihan, namun berfokus pada peningkatan jumlah kursi di DPR.

“Target kita enggak usah muluk-muluk lah. Target kita nambah kursi. Sekarang 102 kursi. Pasca Bang Akbar, Bang Akbar itu kan dua kali Pemilu. Pemilu 1999 ketika Partai Golkar mau dibubarkan, dia masih nomor dua. 2004 kita langsung nomor satu. Iya kan, Bang kan? Itu dengan Paradigma Baru Partai Golkar. Setelah itu, turun terus. Turun terus. Ini baru naik lagi,” kata Bahlil.

Ia kemudian secara terbuka menyampaikan rencananya untuk mencalonkan diri sebagai caleg dari dapil Papua. Bahlil juga menyinggung isu yang kerap muncul terhadap ketua umum partai politik yang dinilai mengincar berbagai posisi strategis di pemerintahan.

“Jadi, saya jujur aja karena untuk itu, saya Caleg. Eh wartawan kamu jangan tanya-tanya saya mau apa lagi ya. Caleg, ya. Jangan kamu bikin seperti Ketum Partai lain mau jadi ini jadi ini. Enggak. Saya Caleg. Saya Caleg Dapil Papua,” ujarnya.

Menurut Bahlil, alasan dirinya memilih dapil Papua karena hingga saat ini Golkar belum memiliki kursi di wilayah tersebut. Ia ingin mendorong penguatan basis partai di daerah yang masih minim perolehan suara.

“Kenapa saya Caleg Dapil Papua? Karena Dapil itu tidak ada kursi. Enggak ada kursi kita,” tegasnya.

Bahlil juga mengajak seluruh kader untuk turun langsung bekerja di lapangan guna membesarkan partai. Ia bahkan berencana mewajibkan kader Golkar yang duduk di Kabinet untuk turut maju sebagai caleg, sepanjang regulasi memungkinkan.

“Kalau petarung ya turun bermain di lapangan. Jangan petarung cuma tulis, omon-omon. Ah itu di Golkar enggak butuh terlalu banyak omon-omon karena semua ahli omon-omon. Semua ahli. Dan besok saya akan wajibkan, semua kader Partai Golkar yang ada di Kabinet, kalau aturan memungkinkan dan Insyaallah memungkinkan, itu kita semua turun ikut Caleg. Membesarkan partai ini. Loh harus kerja dong,” tutur Bahlil.

Berita Terkait