25 December 2025, 19:06

BNPB Update Korban Banjir-Longsor Sumatra: Tewas Tembus 1.135, Masih 173 Orang Belum Ditemukan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data dampak banjir bandang dan longsor di Pulau Sumatra. Hingga Kamis (25/12/2025).

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Zainur Akbar
1,545
BNPB Update Korban Banjir-Longsor Sumatra: Tewas Tembus 1.135, Masih 173 Orang Belum Ditemukan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kenaikan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir di wilayah Sumatra. (AFP/ADITYA AJI).

Perspektif.co.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data dampak banjir bandang dan longsor di Pulau Sumatra. Hingga Kamis (25/12/2025), jumlah korban meninggal dunia di tiga provinsi terdampak—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—mencapai 1.135 jiwa. Sementara itu, 173 orang masih berstatus hilang dan proses pencarian terus berjalan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut angka kematian bertambah berdasarkan hasil operasi pencarian dan pertolongan yang masih berlangsung di lapangan. “Per hari ini ada penambahan jumlah korban jiwa sebanyak enam jiwa, sehingga total yang kemarin 1.129 jiwa menjadi 1.135 jiwa,” kata Abdul dalam konferensi pers daring, Kamis (25/12). 

Menurut BNPB, temuan korban jiwa terbaru sekaligus memengaruhi pembaruan daftar orang hilang. Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta unsur terkait lainnya masih melanjutkan operasi SAR untuk mencari ratusan korban yang belum ditemukan. 

Berdasarkan rincian yang disampaikan BNPB, Aceh menjadi wilayah dengan korban meninggal terbanyak, yaitu 503 jiwa, dengan 31 orang dilaporkan hilang. Di Sumatera Utara, korban meninggal tercatat 371 jiwa dengan 70 orang masih hilang. Sementara di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal mencapai 261 jiwa dan 72 orang belum ditemukan. 

Dari sisi pengungsian, BNPB mencatat 489.864 jiwa masih berada di tempat pengungsian. Abdul menyampaikan jumlah pengungsi terbesar berada di Aceh, mencapai sekitar 466,6 ribu orang, sementara pengungsi di Sumatera Utara sekitar 13 ribu orang dan Sumatera Barat sekitar 10 ribu orang. 

BNPB juga melaporkan pergerakan logistik terus berlangsung melalui Posko Nasional di Halim. Total logistik yang masuk dilaporkan mencapai 1.370 ton, dengan 1.361 ton di antaranya sudah didistribusikan, serta sisa buffer stok sekitar 6 ton. Untuk distribusi harian per provinsi, bantuan yang tersalurkan disebut mencapai 37,4 ton di Aceh, 8,7 ton di Sumatera Utara, dan 6,1 ton di Sumatera Barat, baik lewat udara maupun jalur darat seiring akses yang mulai terbuka di sejumlah titik. (Jawa Pos)

Selain penanganan darurat, BNPB mencatat sudah ada 13 kabupaten/kota yang menetapkan status transisi dari darurat menuju pemulihan, terdiri dari 4 daerah di Aceh, 5 daerah di Sumatera Utara, dan 4 daerah di Sumatera Barat. 

Berita Terkait