27 December 2025, 14:54

Jaksa Agung Rotasi 68 Pejabat Kejaksaan, 43 Kajari Berganti: Ini Daftar Lengkap Mutasinya

Jaksa Agung ST Burhanuddin merombak jajaran internal Korps Adhyaksa dengan melakukan mutasi dan rotasi terhadap total 68 pejabat.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
1,701
Jaksa Agung Rotasi 68 Pejabat Kejaksaan, 43 Kajari Berganti: Ini Daftar Lengkap Mutasinya
Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA,Perspektif.co.id - Jaksa Agung ST Burhanuddin merombak jajaran internal Korps Adhyaksa dengan melakukan mutasi dan rotasi terhadap total 68 pejabat. Dari jumlah itu, sebanyak 43 posisi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) ikut berganti. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025, yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (JAM-Bin) Hendro Dewanto

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Anang Supriatna membenarkan adanya rotasi tersebut. “Benar,” kata Anang saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/12/2025). 

Berikut daftar lengkap pejabat yang dimutasi/dirotasi sebagaimana termuat dalam informasi yang beredar:

  1. Fajar Gurindro menjadi Kajari Kabupaten Tangerang. Sebelumnya Asisten Intelijen pada Kejati Lampung.
  2. Anggiat AP Pardede menjadi Kajari Pringsewu. Sebelumnya Kajari Tanah Datar.
  3. Ryan Palasi menjadi Kajari Tanah Datar. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Jambi.
  4. I Gede Widhartama menjadi Kajari Ogan Komering Ilir. Sebelumnya Kajari Minahasa Utara.
  5. Lingga Nuarie menjadi Kajari Minahasa Utara. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Jawa Tengah.
  6. Khristiya Lutfiasandhi menjadi Kajari Blora. Sebelumnya Kajari Prabumulih.
  7. Asvera Primadona menjadi Kajari Prabumulih. Sebelumnya Kajari Kepahiang.
  8. Bagus Nur Jakfar Adi Saputro menjadi Kajari Kepahiang. Sebelumnya Kajari Belitung.
  9. Teuku Panca Adhyaputra menjadi Kajari Belitung. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Maluku Utara.
  10. Banu Laksamana menjadi Kajari Cimahi. Sebelumnya Kajari Bulukumba.
  11. Erwin J menjadi Kajari Bulukumba. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Sulawesi Tengah.
  12. Hendro Wasisto menjadi Kajari Lamongan. Sebelumnya Kajari Lombok Timur.
  13. I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati menjadi Kajari Lombok Timur. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Bali.
  14. Romulus Haholongan menjadi Kajari Blitar. Sebelumnya Kabag TU dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Setjam Pidmil Kejagung.
  15. Ridwan Sujana Angsar menjadi Kajari Medan. Sebelumnya Kasubdit Penyidikan Tipidsus Lainnya dan TPPU pada Dit Penyidikan Jampidsus Kejagung.
  16. Rivo Chandra Makarupa Medellu menjadi Kajari Kota Kediri. Sebelumnya Kasubdit Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat D Jampidum Kejagung.
  17. B. Hermanto menjadi Kajari Ngawi. Sebelumnya Kajari Minahasa.
  18. Rama Eka Darma menjadi Kajari Minahasa. Sebelumnya Kabag TU pada Kejati Riau.
  19. Dino Kriesmiardi menjadi Kajari Nganjuk. Sebelumnya Kajari Barito Selatan.
  20. Zulham Pardamean menjadi Kajari Barito Selatan. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Kepulauan Bangka Belitung.
  21. R. Indra Senjaya menjadi Kajari Klungkung. Sebelumnya Kajari Aceh Selatan.
  22. Rozano Yudistira menjadi Kajari Aceh Selatan. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Bengkulu.
  23. Conny Novita Sahetapy Engel menjadi Kajari Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya Kajari Mimika.
  24. I Putu Eka Suyantha menjadi Kajari Mimika. Sebelumnya Koordinator pada Kejati NTB.
  25. Krisdianto menjadi Kajari Kabupaten Banjar. Sebelumnya Kajari Bungo.
  26. Fik Fik Zulrofik menjadi Kajari Bungo. Sebelumnya Kajari Maluku Tenggara.
  27. Fadjar menjadi Kajari Maluku Tenggara. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Maluku.
  28. Gunawan Wisnu Murdiyanto menjadi Kajari Muara Enim. Sebelumnya Kajari Buton.
  29. Sterry Fendy Andih menjadi Kajari Buton. Sebelumnya Kabag TU pada Kejati Sulawesi Utara.
  30. Eka Nugraha menjadi Kajari Pelalawan. Sebelumnya Kajari Seluma.
  31. Janu Arsianto menjadi Kajari Seluma. Sebelumnya Koordinator pada Kejati NTT.
  32. Adam Saimima menjadi Kajari Jayapura. Sebelumnya Asisten Pembinaan pada Kejati Sulawesi Tenggara.
  33. Nislianudin menjadi Kajari Sumenep. Sebelumnya Kepala Subdirektorat V.D pada Direktorat V Jampidintel Kejagung.
  34. Topik Gunawan menjadi Kajari Jakarta Timur. Sebelumnya Kabag Penyusunan Rencana Anggaran dan Program Kerja pada Biro Perencanaan Jam-Bin Kejagung.
  35. Ema Siti Huzaemah Ahmad menjadi Kajari Musi Rawas. Sebelumnya Kabag TU pada Kejati Banten.
  36. Erny Veronica Maramba menjadi Kajari Kota Tasikmalaya. Sebelumnya Kasubdit Tipikor dan TPPU pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung.
  37. Farriman Isandi Siregar menjadi Kajari Pacitan. Sebelumnya Kajari Penukal Abab Lematang Ilir.
  38. Hamidi menjadi Kajari Penukal Abab Lematang Ilir. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Sulawesi Barat.
  39. Semeru menjadi Kajari Kabupaten Bekasi. Sebelumnya Asisten Intelijen pada Kejati Kalimantan Utara.
  40. Eben Ezer Mangunsong menjadi Kajari Sanggau. Sebelumnya Koordinator pada Kejati NTT.
  41. Budi Triono menjadi Kajari Hulu Sungai Utara (HSU). Sebelumnya Koordinator pada Kejati Kepulauan Riau.
  42. Abvianto Syaifulloh menjadi Kajari Bangka Tengah. Sebelumnya Kajari Kabupaten Gorontalo.
  43. Olan Laurance Hasiholan Pasaribu menjadi Kajari Kabupaten Gorontalo. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Kepulauan Riau.
  44. Afrillianna Purba menjadi Kabid Manajemen Sumber Daya Kesehatan Yustisial pada Pusat Kesehatan Yustisial Kejagung. Sebelumnya Kajari Kabupaten Tangerang.
  45. Evi Hasibuan menjadi Kabag TU pada Pusat Kesehatan Yustisial Kejagung. Sebelumnya Kajari Pringsewu.
  46. Andri Kurniawan menjadi Kabag TU pada Setjamwas Kejagung. Sebelumnya Asisten Pengawasan pada Kejati Bengkulu.
  47. Sumantri menjadi Asisten Pengawasan pada Kejati Bengkulu. Sebelumnya Kajari Ogan Komering Ilir.
  48. Futin Helena Laoli menjadi Inspektur Muda Keuangan III pada Inspektorat Keuangan III Jamwas Kejagung. Sebelumnya Asisten Datun pada Kejati Sumatera Barat.
  49. Hetty Cahyaningrum menjadi Asisten Datun pada Kejati Sumatera Barat. Sebelumnya Kajari Blora.
  50. Nurintan Marolop Novianto Octaviana Sirait menjadi Kasubdit Penyelenggara Pemerintah pada Direktorat Tata Usaha Negara Jamdatun Kejagung. Sebelumnya Kajari Cimahi.
  51. Winro Tumpal Halomon Haro Munthe menjadi Kasubdit Pendapat Hukum pada Direktorat Pertimbangan Hukum Jamdatun Kejagung. Sebelumnya Kajari Lamongan.
  52. Baringin menjadi Kabag Kerjasama Pemulihan Aset dan Dukungan Teknis pada Set Badan Pemulihan Aset Kejagung. Sebelumnya Kajari Blitar.
  53. Fajar Syah Putra menjadi Kabag TU dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Setjam Pidmil Kejagung. Sebelumnya Kajari Medan.
  54. Susanto Gani menjadi Kasubdit Penyidikan Tipidsus Lainnya dan TPPU pada Dit Penyidikan Jampidsus Kejagung. Sebelumnya Kasubdit Monitoring dan Evaluasi pada Dit Pengendalian Operasi Jampidsus Kejagung.
  55. Mochamad Jeffry menjadi Kasubdit Monitoring dan Evaluasi pada Dit Pengendalian Operasi Jampidsus Kejagung. Sebelumnya Aspidsus pada Kejati Sumatera Utara.
  56. Johnny William Pardede menjadi Aspidsus pada Kejati Sumatera Utara. Sebelumnya Inspektur Muda Keuangan II pada Inspektorat Keuangan III Jamwas Kejagung.
  57. Raden Roro Theresia Tri Widorini menjadi Inspektur Muda Keuangan II pada Inspektorat Keuangan III Jamwas Kejagung. Sebelumnya Kajari Kota Kediri.
  58. Nixon Nikolaus Nilla menjadi Kasubdit Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat D Jampidum Kejagung. Sebelumnya Aspidsus pada Kejati Papua.
  59. Adyantana Meru Herlambang menjadi Aspidsus pada Kejati Papua. Sebelumnya Kajari Ngawi.
  60. Ika Mauluddhina menjadi Asisten Datun pada Kejati Jambi. Sebelumnya Kajari Nganjuk.
  61. I Wayan Suardi menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Maluku. Sebelumnya Kajari Klungkung.
  62. Salman menjadi Asisten Intelijen pada Kejati Sulawesi Tengah. Sebelumnya Kajari Kabupaten Pekalongan.
  63. Musafir menjadi Asisten Pengawasan pada Kejati Sulawesi Tengah. Sebelumnya Kajari Kabupaten Banjar.
  64. Zulfahmi menjadi Asisten Datun pada Kejati Bengkulu. Sebelumnya Kajari Muara Enim.
  65. Siswanto AS menjadi Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Kepulauan Riau. Sebelumnya Kajari Pelalawan.
  66. Vivi Eka Fatma menjadi Kabag Penyusunan Rencana Anggaran dan Program Kerja pada Biro Perencanaan Jam-Bin Kejagung. Sebelumnya Kajari Musi Rawas.
  67. Armen Wijaya menjadi Kasubdit Tipikor dan TPPU pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung. Sebelumnya Aspidsus pada Kejati Lampung.
  68. Budi Nugraha menjadi Aspidsus pada Kejati Lampung. Sebelumnya Kajari Pacitan. 

Berita Terkait