25 December 2025, 17:01

Libur Sekolah Boleh, MBG Tak Boleh Putus: BGN Pastikan Bumil-Busui-Balita Tetap Dapat Makan Bergizi

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap berjalan

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
1,465
Libur Sekolah Boleh, MBG Tak Boleh Putus: BGN Pastikan Bumil-Busui-Balita Tetap Dapat Makan Bergizi
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Perspektif.co.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap berjalan selama masa libur sekolah akhir 2025. Kelompok ini disebut menjadi prioritas karena berada pada fase krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dinilai sebagai masa emas pemenuhan gizi dan tidak bisa ditunda. 

Kepala BGN Dadan Hindayana menekankan intervensi gizi bagi kelompok rentan harus konsisten dan tidak bergantung pada kalender pendidikan. “Intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita adalah bagian yang sangat penting dan tidak boleh terputus. Periode 1.000 hari pertama kehidupan waktunya pendek, dan kita harus menjaga golden time ini sebaik mungkin. Mereka tidak ada hubungannya dengan waktu sekolah,” kata Dadan di Jakarta, Kamis (25/12/2025).

Sementara itu, untuk penerima manfaat dari kalangan anak sekolah selama masa libur, BGN menerapkan kebijakan lebih fleksibel. Dadan menyebut penyaluran MBG untuk siswa bersifat opsional dan menyesuaikan kondisi teknis di lapangan maupun aktivitas keluarga. “Untuk anak sekolah sifatnya opsional. Jika ada yang tidak memungkinkan mengambil atau dikirim karena alasan teknis, atau sedang berlibur, itu tidak menjadi masalah. Namun bagi yang membutuhkan, layanan tetap kami berikan,” ujarnya. 

BGN juga memaparkan jadwal layanan MBG pada akhir tahun. Program disebut masih berlangsung pada 26–27 serta 29–31 Desember 2025, terutama untuk memastikan keberlanjutan layanan bagi kelompok prioritas, termasuk bumil, busui, dan balita. (https://www.metrotvnews.com)

Memasuki awal 2026, BGN menyatakan program MBG akan kembali berjalan serempak mulai 8 Januari 2026. Sebelumnya, tanggal 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026 ditetapkan sebagai hari persiapan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di seluruh Indonesia. Masa persiapan itu mencakup kesiapan dapur, distribusi, sumber daya manusia, hingga penguatan standar keamanan pangan. 

Di luar penegasan prioritas kelompok rentan, isu penyaluran MBG saat libur sekolah juga sempat menjadi perbincangan. Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyatakan pemberian gizi pada anak perlu konsisten, merespons usulan agar MBG dihentikan saat libur. “Kan Badan Gizi Nasional (BGN) bertanggung jawab untuk gizi anak-anak dan pemberian gizi itu harus konsisten,” kata Nanik. (detiknews) Ia juga menjelaskan mekanisme di lapangan dapat disepakati antara SPPG dan sekolah, termasuk soal siapa yang mengambil dan bagaimana penyalurannya selama masa libur. 

Dengan skema ini, BGN menegaskan layanan gizi bagi kelompok 1.000 HPK tidak ikut “libur”, sementara layanan untuk siswa dibuat lebih adaptif mengikuti kondisi keluarga dan kesiapan teknis di daerah. 

Berita Terkait