Jakarta, Perspektif.co.id – PSSI terus bergerak mencari nakhoda baru untuk Timnas Indonesia setelah kursi pelatih utama lowong pasca berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert. Federasi sepak bola nasional itu kini memusatkan perburuan pelatih di Eropa dan telah melakukan serangkaian wawancara dengan sejumlah kandidat.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengungkapkan bahwa tahap seleksi di benua biru sudah berjalan dalam beberapa hari terakhir. Dari proses tersebut, akan dipilih dua kandidat terbaik yang nantinya dibawa ke rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk dibahas lebih jauh sebelum diputuskan.
Menurut Sumardji, wawancara para calon pelatih dilakukan oleh tiga perwakilan PSSI yang saat ini masih berada di Eropa, yakni Direktur Teknik Alexander Zwiers, anggota Exco PSSI Muhammad, dan Endri Erawan. Ketiganya diberi mandat untuk menyaring pelatih yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia ke depan.
“Beberapa calon pelatih sudah di-interview di sana oleh Coach Alexander Zwiers dan Pak Muhammad serta Endri Erawan,” ujar Sumardji, dikutip dari pernyataannya pada Senin (1/12/2025). Ia menegaskan, rangkaian wawancara tersebut masih akan berlanjut dalam waktu dekat guna mematangkan daftar kandidat.
Meski demikian, Sumardji enggan membeberkan identitas para pelatih yang telah ditemui PSSI selama di Eropa. Ia hanya menyampaikan bahwa jumlah kandidat yang diproses saat ini masih mengerucut pada lima nama. Kerahasiaan itu, sebelumnya, juga berkali-kali disebut sebagai bentuk penghormatan PSSI terhadap para pelatih yang masih terikat kontrak atau bekerja di klub masing-masing.
Setelah tim kecil PSSI rampung menjalankan tugasnya dan kembali ke Tanah Air, hasil wawancara akan dipaparkan dalam rapat Exco. Dalam forum tersebut, kelima nama pelatih akan diperingkat berdasarkan sejumlah kriteria, mulai dari rekam jejak, filosofi permainan, visi jangka panjang, hingga kecocokan dengan karakter skuad Garuda.
“Jadi nanti akan ada ranking-nya dari satu sampai lima siapa urutan yang terbaik. Setelah itu kami bahas bersama-sama dalam rapat Exco PSSI,” jelas Sumardji. Dari proses tersebut, PSSI berencana mengerucutkan pilihan menjadi dua nama untuk kemudian dibahas secara lebih mendalam sebelum diputuskan sebagai pelatih baru.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan rapat Exco PSSI itu akan digelar maupun jadwal pasti kepulangan tiga perwakilan federasi dari Eropa. Situasi ini membuat publik sepak bola nasional menanti pengumuman resmi mengenai sosok yang akan menggantikan Patrick Kluivert sebagai arsitek baru Timnas Indonesia.
Sumardji meminta suporter dan masyarakat menunggu proses yang sedang berjalan. Ia menegaskan federasi berupaya memastikan pilihan kali ini benar-benar tepat bagi proyek jangka menengah dan panjang Timnas Indonesia. “Ya tunggu saja karena kami pasti mau cari yang terbaik,” tandasnya.