JAKARTA, Perspektif.co.id - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kian dekat. Per Rabu, 21 Januari 2026, hitung mundur menuju awal puasa sudah masuk hitungan minggu, dengan prediksi jatuh pada Februari.
Mengacu Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag), 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Artinya, jika patokan tersebut dipakai, awal puasa tinggal 29 hari lagi dari 21 Januari 2026.
Meski begitu, jadwal resmi pemerintah untuk awal Ramadan belum diumumkan. Penetapan awal puasa disebut akan disampaikan melalui sidang isbat. “Pemerintah belum mengumumkan secara resmi kapan awal puasa 2026,” demikian informasi yang disampaikan dalam laporan terkait hitung mundur Ramadan.
Di sisi lain, Muhammadiyah sudah menetapkan lebih dulu awal puasa Ramadan 2026. Berdasarkan maklumat PP Muhammadiyah yang merujuk prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan jadwal ini, hitung mundur menuju puasa menjadi 28 hari lagi sejak 21 Januari 2026.
Dalam maklumat tersebut, Muhammadiyah menyatakan, “Di seluruh dunia tanggal 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.”
Bagi masyarakat yang ingin menyiapkan jadwal ibadah sejak dini, Bimas Islam Kemenag juga menyediakan layanan untuk mengecek jadwal imsak dan waktu magrib (buka puasa) Ramadan 2026 berdasarkan wilayah. Secara umum, pengguna tinggal memilih provinsi, kabupaten/kota, dan tahun 1447 H/2026 M, lalu memproses data hingga dapat mengunduhnya dalam format Excel.
Laman cek jadwal imsakiyah Bimas Islam Kemenag: https://bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsakiyah