03 May 2026, 14:18

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Usai Lompat dari Lantai 20 Hotel di Surabaya, Polisi Ungkap Kronologi

Seorang pemuda berinisial RO (21), warga Madiun, ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari lantai 20 sebuah hotel di kawasan Surabaya.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
17
Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Usai Lompat dari Lantai 20 Hotel di Surabaya, Polisi Ungkap Kronologi
Evakuasi korban bunuh diri dari lantai 20 di Surabaya (dok.Istimewa)

SURABAYA, Perspektif.co.id - Seorang pemuda berinisial RO (21), warga Madiun, ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari lantai 20 sebuah hotel di kawasan Surabaya. Peristiwa ini terjadi di sebuah hotel yang berada di Jalan Basuki Rahmat dan langsung mengundang perhatian publik serta aparat kepolisian.

Petugas kepolisian dari Polsek Genteng yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat aksi bunuh diri.

"Setelah dilakukan olah TKP, benar korban meninggal dunia diduga karena bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 20 Hotel Goldvitel. Untuk mengetahui penyebab kematian, harus dilakukan visum luar dan visum dalam (autopsi)," ujar Vian Wijaya selaku Kanit Reskrim Polsek Genteng, Minggu (3/5/2026).

Dari keterangan saksi di lokasi, lantai 20 hotel tersebut diketahui merupakan area kafe. Sebelum kejadian, korban sempat memesan makanan dan terlihat menyantapnya seperti biasa tanpa menunjukkan gelagat mencurigakan.

Namun, situasi berubah drastis ketika seorang petugas keamanan yang berjaga di area hotel mendengar suara keras seperti benda jatuh dari ketinggian. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah tergeletak di area parkir lobi hotel dalam kondisi tidak bernyawa.

"Lalu saksi 2 (satpam) mencari dan melihat korban sudah tergeletak di parkir lobi hotel," jelas Vian.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada manajemen hotel dan diteruskan ke layanan darurat 112 serta pihak kepolisian. Tim Inafis dari Polrestabes Surabaya kemudian turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah TKP lanjutan.

Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan. Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri, namun penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh.

Berita Terkait