Perspektif.co.id - Komedian stand-up sekaligus konten kreator keuangan Yudha Ramadhan, yang dikenal dengan nama panggung Yudha Keling, resmi menikah dengan Fadhilah Eryanda dalam prosesi pernikahan yang digelar di Hotel Grand Savero, Bogor, pada Sabtu, 14 Desember 2025.
Yang bikin publik menoleh, mahar akad nikah Yudha bukan perhiasan atau uang tunai. Ia menyerahkan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak 1.412.025 lembar. Jika mengacu pada harga penutupan Jumat, 12 Desember 2025 di level Rp66 per saham, nilai ekonominya diperkirakan berada di kisaran Rp93 juta.
Yudha menjelaskan, saham tersebut bukan pembelian baru, melainkan bagian dari portofolio investasinya yang selama ini tersimpan dan dikelola lewat akun efek di Indo Premier Sekuritas (IPOT). Ia juga mengakui posisi saham itu saat ini masih berada dalam kondisi floating loss.
“Tagline GOTO, Go Far, Go Together, justru nyambung. Dalam investasi ada fase naik dan turun, sama seperti pernikahan. Saham ini sudah lama ada di portofolio saya tersimpan rapi di IPOT meskipun sekarang masih floating loss, tapi maknanya jelas: perjalanan panjang dijalani bersama,” ujar Yudha.
Dari kacamata pasar modal, penggunaan saham sebagai mahar menunjukkan cara pandang sebagian investor ritel yang melihat saham sebagai aset jangka panjang, bukan sekadar hitung-hitungan untung-rugi sesaat. Fenomena ini juga menandai makin “membuminya” instrumen investasi dan platform digital di kalangan generasi muda—bahkan sampai masuk ke momen paling personal seperti pernikahan.
Prosesi akad berlangsung hangat dan sederhana, dihadiri keluarga serta kerabat dekat. Lewat momen ini, pasangan Yudha Ramadhan dan Fadhilah Eryanda berharap kisah mereka bisa jadi pengingat bahwa dalam investasi maupun rumah tangga, yang sering kali diuji bukan cuma timing, melainkan konsistensi untuk bertahan, belajar, dan tumbuh bersama.
Yudha Ramadhan dikenal sebagai komika sekaligus kreator edukasi finansial dengan gaya ringan dan humoris dalam membahas investasi, pasar modal, dan keuangan jangka panjang.
Sementara Fadhilah Eryanda merupakan psikolog klinis yang berfokus pada isu trauma, dinamika keluarga, dan relasi yang sehat serta aktif mengedukasi publik lewat praktik profesional maupun konten edukatif.***