Perspektif.co.id - Harga emas batangan Antam pada perdagangan hari ini, Senin (22/12/2025), diperkirakan bergerak fluktuatif setelah sepekan terakhir menguat dan sempat cetak rekor.
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas Antam masih punya peluang melanjutkan kenaikan, namun tetap perlu mengantisipasi potensi koreksi karena pergerakan emas dunia dan sentimen pasar yang cenderung cepat berubah di akhir tahun.
“Kalau seandainya mengalami kenaikan, harga emas dunia resisten pertama di US$ 4.378 per troy ons. Ada kemungkinan di hari Senin logam mulia (harga emas Antam) di Rp 2.510.000 per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/12).
Namun jika bergerak melemah, ia memperkirakan harga emas Antam berpeluang menguji level support pertama Rp2.475.000 per gram, dengan support berikutnya di Rp2.400.000 per gram.
Pergerakan yang dua arah ini wajar mengingat emas biasanya sensitif terhadap penguatan dolar AS dan naik-turunnya imbal hasil obligasi global. Di sisi lain, sentimen lindung nilai (safe haven) juga bisa muncul sewaktu-waktu, terutama bila pasar global kembali diliputi ketidakpastian.
Sepanjang sepekan terakhir, emas Antam memang cenderung positif. Secara kumulatif, harga emas Antam meningkat Rp29.000 ke level Rp2.491.000 per gram pada periode 15–20 Desember 2025.
Berdasarkan pantauan dari laman Logam Mulia, pada Sabtu (20/12) harga emas Antam naik Rp8.000 menjadi Rp2.491.000 per gram atau kembali menembus rekor tertinggi sepanjang masa.
Sementara itu, harga beli kembali (buyback) pada Sabtu (20/12) juga naik Rp8.000 menjadi Rp2.350.000 per gram.
Untuk transaksi buyback, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.
Adapun pada pembelian emas batangan, PPh 22 sebesar 0,45% dikenakan bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP, dengan bukti potong PPh 22 menyertai setiap transaksi.
Sebagai gambaran, berikut harga pecahan emas Antam yang tercatat pada Sabtu (20/12/2025) (belum termasuk pajak): 0,5 gram Rp1.295.500; 1 gram Rp2.491.000; 2 gram Rp4.922.000; 3 gram Rp7.358.000; 5 gram Rp12.230.000; 10 gram Rp24.405.000; 25 gram Rp60.887.000; 50 gram Rp121.695.000; 100 gram Rp243.312.000; 250 gram Rp608.015.000; 500 gram Rp1.215.820.000; dan 1.000 gram Rp2.431.600.000.
Dengan rentang proyeksi yang cukup lebar, pelaku pasar biasanya akan mencermati dua hal sekaligus: arah emas dunia dan respons harga domestik Antam. Jika sentimen global mendukung, target Rp2,51 juta per gram bisa terbuka, tetapi jika tekanan pasar menguat, skenario penurunan ke area support juga tetap perlu dihitung.***