JAKARTA,Perspektif.co.id - Nama Fenty Lindari Amir belakangan ikut terseret dalam isu yang menyebut dirinya terlibat dugaan penipuan dan penggelapan aset bernilai miliaran rupiah. Isu tersebut sempat bergulir di ruang publik dan memunculkan narasi yang menautkan Fenty dengan keterangan pihak berinisial NFF (40) yang beredar. Meski mengaku terkejut, Fenty akhirnya angkat bicara untuk membantah kabar yang menyasar dirinya, sekaligus menegaskan tidak ada keterlibatan dirinya dalam perkara yang disebut-sebut itu.
Fenty, yang dikenal sebagai entrepreneur perempuan dan juga kader Partai NasDem, menolak tegas tuduhan tersebut. Ia menyampaikan bantahan langsung kepada awak media pada Jumat, 26 Desember 2025. Dalam pernyataannya, ia menyebut cerita yang disampaikan oleh inisial NFF (40) tidak benar, serta meminta publik tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.
“Berita yang beredar soal yang diceritakan oleh inisial NFF (40), tegas saya katakan tidak benar adanya, jadi jangan percaya dengan fitnah kerdil hal-hal yang seperti itu,” ujar Fenty.
Ia mengaku awalnya kaget ketika mengetahui namanya ikut disebut dalam pemberitaan yang beredar. Namun, ia menilai situasi ini tidak membuatnya berhenti berkegiatan. Sebaliknya, ia menyebut tudingan tersebut justru menjadi pemantik agar ia tetap fokus berkarya, termasuk aktivitas yang selama ini ia kaitkan dengan dukungan terhadap produk lokal dan pelaku usaha kecil.
“Sekalipun dijatuhin, difitnah, diapain, gapapa. Ini buat aku menjadi lebih semangat lagi untuk terus berkarya, pastinya juga aku lakuin juga hal-hal yang bisa mendukung produk-produk lokal, UMKM, yang pasti juga aku pengin kasih semangat juga buat temen-temen terkhusus perempuan dalam keadaan apa pun, ya kita harus tetap bisa bangkit. Sekali saya tegaskan jangan gampang percaya juga dengan hal-hal seperti itu,” kata Fenty.
Dalam penjelasan lanjut, Fenty menduga isu yang menimpanya berangkat dari dinamika persaingan usaha. Ia menilai cara-cara yang dipakai untuk menyerang reputasi pihak lain melalui narasi negatif adalah tindakan yang tidak sehat, bahkan ia menyebutnya sebagai cara “kerdil” dan “kotor” yang menunjukkan dangkalnya pola berpikir pihak-pihak tertentu. Meski begitu, ia menekankan bahwa dirinya memilih memberikan klarifikasi agar persoalan tidak liar dan tidak merugikan dirinya maupun relasi profesional yang selama ini ia bangun.
“Jadi ya mungkin ini karena persaingan bisnis ya, sebenarnya, ya ada yang suka, ada yang nggak suka, tapi intinya aku jelaskan bahwa itu tidak benar dan aku sendiri berkarir ini jatuh bangun loh, Alhamdulillah kerja keras dan dukungan dari keluarga, suami, dan teman teman yang buat saya berdiri sampai hari ini, jadi jangan percaya dengan hal seperti itu,” papar Fenty.
Fenty juga menilai tuduhan terkait penipuan dan penggelapan aset tergolong keterlaluan, terlebih ketika dampaknya mulai menyentuh ranah profesional. Ia mengatakan ada klien yang mulai mempertanyakan isu tersebut, sehingga ia merasa perlu menyampaikan klarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan salah paham yang lebih luas. Dalam konteks ini, ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam dugaan penipuan dan penggelapan aset sebagaimana yang dituduhkan.
“Karena ini fitnahnya sepertinya keterlaluan sekali dan juga banyak klien-klien yang nanya dan aku jelasin bahwa itu tidak benar, ya mudah-mudahan orang yang membuat narasi seperti ini, janganlah membuat narasi yang menyudutkan apalagi yang merugikan, tapi saya percaya Allah tidak tidur, pasti yang benar akan diberikan jalan yang terbaik,” tandasnya.
Hingga pernyataan ini disampaikan, belum ada informasi mengenai langkah hukum yang ditempuh Fenty terkait isu yang ia sebut sebagai fitnah tersebut. Ia belum memaparkan apakah akan melaporkan pihak tertentu, atau menempuh jalur lain untuk menyelesaikan persoalan. Namun, ia menekankan harapannya agar pihak yang membuat narasi tidak melanjutkan penyebaran informasi yang dinilai menyudutkan dan merugikan.
Di sisi lain, Fenty selama ini juga dikenal beraktivitas di ruang bisnis. Sejumlah profil di media gaya hidup/figur publik menuliskan bahwa ia menggeluti usaha di bidang properti dan fashion, serta menekankan pendekatan inovatif dalam menangkap peluang pasar. (majalahinspiratif.com) Dalam beberapa publikasi, ia juga disebut terlibat mendorong dukungan terhadap UMKM dan pemberdayaan perempuan, termasuk melalui pesan-pesan motivasi agar perempuan tetap berani bangkit dan berkembang di tengah situasi apa pun.