22 November 2025, 07:53

IHSG Menguat? Berikut Daftar Saham Top Gainers Menurut Analis 22 November 2025

IHSG mencatat kenaikan pada perdagangan hari ini, memicu sejumlah saham masuk daftar top gainers. Pergerakan ini menjadi sorotan investor.

Reporter: Irfan Farhani
Editor: Redaksi Perspektif
2,728
IHSG Menguat? Berikut Daftar Saham Top Gainers Menurut Analis 22 November 2025
Pelemahan IHSG, Top Gainers. Sabtu 22/11/2025

Perspektif.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada sesi pertama perdagangan Jumat (21/11/2025), namun sejumlah saham justru tampil tahan banting dan melesat tajam. Saat indeks utama bergerak negatif, lima saham berhasil masuk daftar top gainers bahkan dua di antaranya menabrak batas auto rejection atas (ARA).

IHSG tercatat turun 24,77 poin atau 0,29% ke level 8.395,14, bergerak dalam rentang 8.381–8.432. Tekanan jual terlihat dominan dengan 326 saham melemah, sementara 240 saham menguat dan 230 stagnan. Nilai transaksi pada sesi pertama mencapai Rp 4,93 triliun dari 9,72 miliar lembar saham yang berpindah tangan dalam 720.857 transaksi.

Pelemahan IHSG juga sejalan dengan koreksi pasar regional. Nikkei Jepang terjun 2,35%, Hang Seng anjlok 2,32%, Shanghai merosot 2,03%, dan Straits Times melemah 0,9%. Kondisi negatif Asia tak menghalangi sejumlah saham domestik mencetak lonjakan besar.

Saham-Saham yang Melesat Tajam Hari Ini

Berikut daftar saham yang memimpin penguatan:

1. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)

⬆ +25% (ARA) → Rp 1.925

2. PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)

⬆ +24,44% (ARA) → Rp 840

3. PT Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk (AMIN)

⬆ +20,63% → Rp 304

4. PT Chitose Internasional Tbk (CINT)

⬆ +18,09% → Rp 222

5. PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN)

⬆ +14,75% → Rp 140

Kelima saham tersebut menjadi sorotan lantaran menguat di tengah pelemahan pasar yang cukup dalam.

Saham Top Losers

Sementara itu, dua saham lainnya justru tertekan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB):

1. PT Puri Global Sukses Tbk (PURI)

⬇ -14,87% → Rp 498

2. PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA)

⬇ -14,55% → Rp 470

Para analis menilai volatilitas di pasar hari ini cukup ekstrem, sehingga investor diminta berhati-hati dalam mengambil keputusan. Sentimen global dan tekanan regional masih menjadi pemicu utama pergerakan IHSG.***

Berita Terkait